Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Vivo V70 Series Bawa Kamera ZEISS ke HP Mid-Range, Ini Bedanya!

Vivo V70 Series Bawa Kamera ZEISS ke HP Mid-Range, Ini Bedanya! Kredit Foto: Vivo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perlombaan kamera di industri smartphone terus meningkat, dan kini tidak hanya perangkat flagship yang membawa kemampuan fotografi papan atas.

Kehadiran Vivo V70 dan V70 Elite menandai momen penting di mana kamera premium berkolaborasi dengan ZEISS turun ke segmen mid-range, memberi pilihan menarik bagi konsumen yang tidak ingin mengeluarkan biaya flagship namun tetap menginginkan kualitas foto tinggi.

Seri V70 dan V70 Elite diperkirakan menghadirkan konfigurasi triple camera yang sangat kompetitif, terdiri dari 50 MP kamera utama, 50 MP telefoto, dan 50 MP kamera depan, sebuah kombinasi yang jarang ditemui di kelas harga menengah.

Kolaborasi dengan ZEISS, nama besar dalam industri optik, menjadi nilai tambah tersendiri karena memberi karakter warna dan rendering yang khas dan konsisten di berbagai kondisi cahaya.

Sensor Sony yang digunakan pada sistem kamera utama dan telefoto memperkuat fokus pada kualitas gambar nyata, bukan sekadar “mengejar angka megapiksel.”

Ukuran sensor yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya memberi dampak nyata terutama saat memotret objek jauh maupun kondisi minim cahaya.

Fitur telefoto 50 MP pada V70 dan V70 Elite bukan hanya soal kemampuan zoom tinggi, tetapi kemampuan menangkap detail lebih halus pada zoom menengah, sesuatu yang biasanya sulit dicapai di ponsel mid-range lain.

Begitu pula kamera depan 50 MP, yang menghadirkan kualitas selfie dan video call dengan detail tajam serta warna natural khas ZEISS.

Konfigurasi itu mendukung foto portrait dan konten media sosial yang siap unggah tanpa banyak perlu pengeditan.

Selain kemampuan kamera, V70 Series juga dibekali spesifikasi yang kuat di kelasnya, seperti layar AMOLED 6,78 inci 1,5K dengan refresh rate 120 Hz yang memberikan tampilan visual halus dan cerah.

Chipset kelas menengah atas yang diperkirakan digunakan memberikan keseimbangan antara performa harian, grafis, dan efisiensi baterai.

Memori internal diprediksi tersedia dalam konfigurasi 8 GB RAM + 128 GB/256 GB storage, memberi ruang lega untuk foto, video, dan aplikasi.

Baterai besar di kisaran 5.000–5.200 mAh yang dipadukan fast charging 50 W atau lebih memastikan perangkat siap dipakai seharian penuh tanpa sering mengecas.

Fitur tambahan seperti speaker stereo, sensor fingerprint di bawah layar, konektivitas 5G, Wi-Fi 6, dan port USB-C melengkapi kebutuhan pengguna modern.

Prediksi harga Vivo V70 Series di Indonesia diperkirakan berada di kisaran Rp4,5–Rp6,5 juta untuk varian standar, sedangkan V70 Elite yang lebih tinggi spesifikasinya bisa berada di rentang Rp6,5–Rp8 jutaan, tergantung konfigurasi memori dan kanal distribusi resmi.

Rentang harga ini menempatkan V70 Series sebagai pesaing kuat bagi smartphone mid-range lain seperti Galaxy A56, Pixel “a” series, dan model POCO/realme di kelas menengah atas.

Baca Juga: Vivo Siap Tantang DJI Osmo Pocket, Kembangkan Kamera Vlogging Portabel Berteknologi Gimbal

Kamera ZEISS yang turun ke mid-range bukan sekadar strategi marketing, tetapi jawaban nyata terhadap kebutuhan pengguna yang semakin peduli pada kualitas foto.

Jika tren ini berlanjut, pembeli di kelas menengah akan semakin diuntungkan karena fitur premium tidak lagi eksklusif untuk perangkat flagship.

Secara keseluruhan, Vivo V70 dan V70 Elite menunjukkan bahwa kamera premium kini bisa dinikmati di luar harga flagship, membuka era baru bagi pengalaman fotografi smartphone.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: