Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Lahirkan 430 Agen BRILink Mekaar yang Layani Transaksi Keuangan Masyarakat
Kredit Foto: Istimewa
Keberadaan layanan keuangan kini semakin dekat dengan masyarakat prasejahtera. Melalui sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) antara BRI, Pegadaian, dan PNM, lebih dari 430 ribu Agen BRILink Mekaar hadir sebagai perpanjangan tangan layanan keuangan hingga ke lingkungan terkecil.
Nasabah PNM Mekaar dapat menjadi Agen BRILink Mekaar untuk menjadi perpanjangan tangan ekosistem Holding UMi dalam menyediakan layanan transaksi keuangan. Berbasis komunitas dan dijalankan dari rumah atau warung, Agen BRILink Mekaar melayani berbagai kebutuhan masyarakat seperti tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian produk keuangan digital, sehingga warga tidak perlu lagi menjangkau kantor bank yang jauh.
Salah satu cerita datang dari Ibu Mukmainah, nasabah PNM Mekaar di wilayah Semarang Timur. Bermula dari kepercayaan tetangga dan keluarga yang membutuhkan bantuan transaksi sederhana, Ibu Mukmainah perlahan mengambil peran sebagai Agen BRILink Mekaar di lingkungannya.
“Awalnya hanya bantu-bantu tetangga, bayar listrik atau tarik tunai kecil-kecilan,” tuturnya. Namun peran itu berkembang seiring tawaran dari Acoount Officer PNM. Dengan fasilitas perangkat EDC dari BRI, layanan yang ia berikan kini semakin lengkap mulai dari transfer, pembayaran tagihan, hingga transaksi keuangan lainnya.
Keberadaan Agen BRILink Mekaar tidak hanya memudahkan akses layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi nasabah PNM Mekaar. Setiap transaksi yang dilakukan menjadi bagian dari penghasilan yang turut memperkuat usaha yang dijalankan.
Baca Juga: Bersama PNM, CIRAD Kembangkan 4,1 Juta Nasabah Mekaar di Sektor Pertanian Berkelanjutan
Perjalanan Ibu Mukmainah merupakan gambaran dari proses naik kelas yang tengah dijalani sekitar 2,5 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia. Melalui integrasi pembiayaan, pendampingan, dan akses layanan keuangan dalam satu ekosistem, Holding Ultra Mikro mendorong perempuan prasejahtera untuk tumbuh lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi.
Ketika ekosistem bekerja secara menyeluruh, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh nasabah, tetapi juga oleh masyarakat di sekitarnya. Dari rumah sederhana di Semarang Timur, Ibu Mukmainah menjadi bukti bahwa langkah kecil, jika didukung sistem yang tepat, mampu membawa perubahan nyata bagi komunitas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: