Strategi Rumah Terjangkau dan Pengurangan Hutang Perkuat Kinerja LPKR di 2025
Kredit Foto: Istimewa
Di tengah dinamika makro ekonomi yang menantang dan permintaan konsumen yang melemah, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil mencatatkan pendapatan Rp9,03 triliun dan EBITDA Rp1,37 triliun, sepanjang 2025.
Pada saat yang sama, LPKR berhasil membukukan laba bersih (NPAT) sebesar Rp470 miliar dan underlying NPAT meningkat 57% menjadi Rp630 miliar yang mencerminkan peningkatan profitabilitas dan eksekusi operasional yang lebih kuat. LPKR juga menutup tahun 2025 dengan posisi kas yang kuat, yakni sebesar Rp1,96 triliun.
Pencapaian ini menegaskan fokus disiplin perseroan kepada bisnis inti Real Estate dan Lifestyle, peningkatan efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan keuangan yang prudent melalui pengendalian biaya dan upaya pengurangan hutang.
Pada segmen real estate, pra penjualan FY25 tercatat Rp5,32 triliun atau mencapai 85% dari target tahunan. Kinerja ini didorong oleh permintaan berkelanjutan untuk rumah tapak segmen terjangkau maupun premium di berbagai wilayah, yang menyumbang 72% dari total pra penjualan - mencerminkan minat kuat dari pembeli rumah pertama (first-time homebuyers) dan end-user.
Pencapaian ini juga didukung oleh peluncuran Park Serpong fase 4–6 serta pengenalan produk Treetops Livin. Proyek-proyek baru ini berhasil menjawab permintaan dari segmen mass-market dan menengah sekaligus memperkuat posisi LPKR di pasar rumah tapak.
Adapun pendapatan segmen real estate selama tahun lalu mencapai Rp7,67 triliun atau tumbuh 52% YoY, didorong oleh serah terima unit residensial dan komersial yang tepat waktu. EBITDA tercatat Rp1,15 triliun ditopang oleh efisiensi operasional dan eksekusi yang efektif.
Segmen gaya hidup, yang terdiri dari bisnis mal dan hotel, membukukan pendapatan Rp1,37 triliun pada FY25. Laba kotor meningkat 6% menjadi Rp1,03 triliun, sementara EBITDA naik 16% YoY menjadi Rp448 miliar, didukung oleh peningkatan sewa tenant, pemulihan operasional yang berkelanjutan, serta optimalisasi biaya.
CEO LPKR, John Riady, mengatakan, "Kami dengan bangga menyampaikan pencapaian pra penjualan dan hasil keuangan tahun 2025 yang didukung oleh serah terima berbagai produk secara tepat waktu di berbagai wilayah. Strategi perumahan terjangkau perseroan yang dilengkapi penawaran di segmen premium, telah mendorong kinerja pra penjualan yang kuat. Inisiatif pengurangan hutang juga secara signifikan memperkuat struktur permodalan perseroan.”
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Sufri Yuliardi
Tag Terkait: