Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

HP Gaming 2026 Rata Kanan? Tes Langsung iQOO 15 Ultra di Game Berat

HP Gaming 2026 Rata Kanan? Tes Langsung iQOO 15 Ultra di Game Berat Kredit Foto: Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kalau gamer Indonesia bicara soal ponsel yang mampu trabas game berat, full rata kanan, itu bukan sekadar jargon, itu berarti perangkat bisa menjalankan game kelas berat secara mulus di pengaturan grafis tinggi dengan frame rate stabil tanpa banyak stutter.

iQOO 15 Ultra muncul di 2026 sebagai salah satu flagship gaming yang menjanjikan performa seperti itu berkat kombinasi hardware dan software yang matang.

Posisinya sebagai flagship tertinggi dari iQOO membuatnya bukan hanya sekadar perangkat kencang, tetapi juga solusi menyeluruh bagi gamer yang mencari pengalaman bermain premium.

Fundasi performa iQOO 15 Ultra adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadu dengan Q3 Gaming Chip, kombinasi yang menawarkan peningkatan signifikan di komputasi grafis dan efisiensi daya.

Chipset ini membawa skor benchmark yang sangat tinggi, dengan AnTuTu yang sering mencapai angka di atas 4 juta poin, yang menempatkannya sejajar atau bahkan di atas banyak pesaing flagship di ekosistem Android.

Dalam konteks gaming, skor CPU dan GPU tinggi berarti tugas berat seperti memuat lingkungan 3D kompleks, efek visual intens, dan animasi halus dapat dilakukan dengan lebih nyaman.

Keunggulan Q3 Gaming Chip tidak hanya mendongkrak angka skor, tetapi juga memberi akses ke fitur grafis modern seperti Super Resolution dan Ray Tracing di game yang mendukung.

Ini artinya, game berat seperti Genshin Impact, Honkai: Star Rail, dan Zenless Zone Zero bukan hanya bisa dimainkan, tetapi bisa dinikmati dengan visual dan performa optimal.

Layarnya sendiri menggunakan panel AMOLED 6,78 inci 2K dengan refresh rate 144 Hz, yang membuat animasi sangat halus dan respons sentuhan cepat, terutama di game kompetitif.

Baca Juga: Daftar Harga HP iQOO Februari 2026: Performa Gaming Tinggi dengan Penawaran Harga Kompetitif

Touch sampling rate yang tinggi juga memastikan setiap input lebih cepat direkam, sebuah keuntungan nyata di judul FPS dan battle royale.

Namun soal performa tidak hanya ditentukan oleh chipset, karena panas adalah musuh utama performa konsisten.

iQOO 15 Ultra membawa Ice Dome Cooling System super besar dengan vapor chamber 8.000 mm² dan kipas internal berdesain canggih yang memastikan panas disebarkan dan dibuang lebih efisien.

Sistem ini dilengkapi lapisan graphite multi-layer dan aerogel insulation yang membantu mengisolasi panas dari komponen penting lainnya.

Pendekatan tersebut mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland untuk stabilitas jangka panjang, bukti bahwa desain termal ini bukan sekadar gimmick.

Alhasil, frame rate dalam sesi gaming panjang cenderung lebih stabil dibanding banyak flagship lain yang hanya mengandalkan pendingin pasif.

Thermal throttling atau penurunan performa akibat panas berlebih menjadi salah satu hal yang paling ditakuti gamer, dan sistem pendingin iQOO berupaya meminimalkan fenomena ini sedekat mungkin.

Bukan hanya soal gaming, pendingin besar juga memberi dampak positif pada beban kerja lain seperti render video panjang atau proses multitasking berat.

Selain performa dan thermal, iQOO 15 Ultra juga unggul di aspek lain seperti RAM besar hingga 24 GB LPDDR5X dan storage UFS 4.1 yang membuat loading game cepat dan switching antar aplikasi jadi tanpa lag.

Baterai besar di kisaran 6.000–6.500 mAh juga menjadi pondasi daya tahan harian, sementara fast charging 120 W memastikan waktu charging singkat saat energi habis.

Kualitas audio melalui speaker stereo serta sistem haptic feedback presisi memperkaya pengalaman bermain di luar sekadar angka FPS.

Kalau dibandingkan dengan RedMagic 11 Pro yang juga punya kipas internal, sistem termal iQOO lebih besar dan kompleks, sedangkan pendekatan Black Shark sering kali menggabungkan pendingin cair dengan material graphite ekstensif.

Perbedaan tersebut membuat masing-masing punya karakter tersendiri: iQOO cenderung ke keseimbangan performa & thermal untuk periode panjang, RedMagic fokus ke cooling agresif konsisten, dan Black Shark sering menawarkan fitur kontrol & aksesori gaming lengkap.

Soal harga, iQOO 15 Ultra diperkirakan akan dibanderol di Indonesia sekitar Rp10–13 jutaan tergantung varian memori dan konfigurasi resmi.

Rentang harga ini menempatkannya sejajar dengan flagship gaming lain sambil masih memberikan nilai kompetitif lewat pendekatan teknologi yang matang.

Jika tren hardware dan optimasi software terus berlanjut seperti saat ini, iQOO 15 Ultra memang layak disebut sebagai salah satu HP yang paling siap “trabas game berat” dengan performa yang mendekati full rata kanan.

Namun pengguna yang objektif perlu memahami bahwa performa puncaki di setiap game masih dipengaruhi optimasi judul game dan manajemen thermal jangka panjang bukan sekadar angka spesifikasi di atas kertas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: