Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Ambruk 4,7%, Dana Asing Masuk Diam-diam ke 10 Saham Ini

IHSG Ambruk 4,7%, Dana Asing Masuk Diam-diam ke 10 Saham Ini Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor asing mencatatkan jual bersih Rp1,13 triliun di seluruh pasar saham Indonesia selama pekan perdagangan 2-6 Februari 2026 ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,73% ke level 7.935,26 dari 8.329,61 pada pekan sebelumnya. Dalam periode tersebut indeks bergerak pada rentang 7.712,35-8.313,06. 

Selama periode tersebut, berdasarkan data perdagangan BEI, total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia mencapai volume 216,01 miliar saham dengan nilai Rp123,73 triliun dan frekuensi 13,62 juta kali transaksi. 

Aktivitas investor asing tercatat melakukan pembelian sebesar Rp39,56 triliun dan penjualan Rp40,70 triliun sehingga menghasilkan jual bersih Rp1,13 triliun. 

Baca Juga: Outlook Negatif Moody’s Bikin Investor Asing Makin Hati-Hati Masuk RI

Meski dana keluar secara agregat, investor global tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu. Dari data Stockbit, ini 10 saham terbanyak yang dibeli asing pada perdagangan 6 Febuari 2026, antara lain:

  1. PT Bank Mandiri Tbk. (Persero) Tbk (BMRI) Rp679,90 miliar
  2. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp171,48 miliar
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) Rp157,60 miliar
  4. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) Rp66,07 miliar
  5. PT Astra International Tbk. (ASII) Rp58,50 miliar
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp56,17 miliar
  7. PT XL Axiata Tbk. (EXCL) Rp40,14 miliar
  8. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) Rp33,95 miliar
  9. PT Merdeka Gold Tbk. (EMAS/MDKA) Rp33,45 miliar
  10. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) Rp32,22 miliar

Baca Juga: IHSG Jadi yang Terburuk di ASEAN dan Asia Pasifik Usai Outlook Moody’s

Akumulasi terbesar terjadi pada sektor perbankan melalui BMRI Rp679,90 miliar, telekomunikasi melalui TLKM Rp157,60 miliar, serta energi dan pertambangan melalui BUMI Rp171,48 miliar, ANTM Rp66,07 miliar, BRMS Rp56,17 miliar, dan ADMR Rp32,22 miliar.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan didominasi pasar reguler dengan porsi 203,07 miliar saham atau 94,01% dari total volume dan nilai Rp114,70 triliun atau 92,70% dari total nilai transaksi saham.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: