Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Expert Boost Luncurkan Boostopia, Playground Squishy Edukasi Nutrisi Anak Pertama di Jakarta

Expert Boost Luncurkan Boostopia, Playground Squishy Edukasi Nutrisi Anak Pertama di Jakarta Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tumbuh kembang anak-anak di Indonesia masih menghadapi tantangan besar akibat hidden hunger atau kekurangan zat gizi mikro yang sering kali tidak terlihat secara langsung. Dampak dari defisiensi mikronutrien ini cukup serius, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh dan tingkat energi, hingga munculnya gangguan fokus yang dapat menghambat potensi pertumbuhan mereka di masa depan.

Sebagai bentuk solusi edukatif, Expert Boost menghadirkan Boostopia, The 1st Intelligent Squishy Playground for Kids di Indonesia untuk menjawab persoalan nutrisi tersebut. Berlokasi di Street Gallery Pondok Indah Mall, Jakarta, wahana yang digelar pada 5–8 Februari 2026 ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran berbasis pengalaman guna mengedukasi keluarga tentang peran penting vitamin dan mineral bagi kesehatan anak.

Fenomena hidden hunger masih menjadi isu krusial dalam kesehatan anak nasional. Anak usia 0,5 hingga 12 tahun banyak yang belum mencukupi asupan mikronutrien seperti zinc, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin D. Selain itu, satu dari empat anak Indonesia tercatat mengalami defisiensi vitamin D, serta hampir satu dari lima balita masih mengalami stunting yang berisiko menghambat perkembangan fisik dan kognitif.

CEO Tentang Anak, Mesty Ariotedjo, menyampaikan bahwa Boostopia lahir dari realita yang dihadapi banyak orang tua saat ini. Menurutnya, pemenuhan nutrisi anak merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang cerdas dan berkualitas.

“Setiap orang tua pasti ingin anaknya sehat dan cerdas. Nutrisi yang tercukupi adalah modal dari otak yang cerdas dan generasi negara yang berkualitas,” ujar Mesty.

Ia berharap Boostopia dapat menjadi ruang aman yang mengintegrasikan edukasi dan pengalaman menyenangkan bagi keluarga.

Selain area bermain, Boostopia juga menghadirkan sesi Live Podcast yang menghadirkan pakar endokrinologi anak, Mesty Ariotedjo, serta Brand Ambassador Expert Boost, Nikita Willy. Diskusi tersebut membahas berbagai aspek penting dalam mendukung pertumbuhan anak, yang dapat diakses secara gratis melalui aplikasi Tentang Anak.

Nikita Willy mengungkapkan bahwa isu nutrisi anak kerap menjadi sumber kekhawatiran bagi para orang tua. Sebagai seorang ibu, ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis riset dan rekomendasi ahli dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Melalui kolaborasi bersama Expert Boost, saya ingin mendukung edukasi nutrisi anak sebagai bagian dari komitmen membangun fondasi tumbuh kembang yang optimal sejak dini,” tutur Nikita.

Dalam acara tersebut, tersedia pula Expert Zone, yaitu area konsultasi bagi orang tua untuk memperoleh edukasi tumbuh kembang anak bersama dokter anak. Pengunjung juga dapat melakukan pemeriksaan tumbuh kembang gratis melalui aplikasi Tentang Anak yang telah digunakan oleh lebih dari dua juta keluarga di Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Butuh Banyak Talenta Digital, Menkomdigi Dorong Anak Perempuan Punya Akses Setara ke Teknologi

Sementara itu, Expert Boost mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam dua tahun terakhir. Produk vitamin anak ini telah dipercaya oleh lebih dari 400.000 keluarga Indonesia, dengan total penjualan lebih dari dua juta produk. Expert Boost menghadirkan gummy vitamin D 600 IU serta VitKids Multi Gummy yang mengandung 15 vitamin dan mineral, dengan formulasi rendah gula serta tanpa pengawet dan pewarna sintetis.

Melalui Boostopia, Expert Boost berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan nutrisi seimbang sejak dini. Upaya ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: