Kredit Foto: Azka Elfriza
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengkaji ulang model bisnis PT Pertamina (Persero) dengan menegaskan fokus perusahaan hanya pada sektor yang berkaitan langsung dengan minyak dan gas (migas). Seluruh bisnis yang tidak terkait (non-related oil and gas) akan dikeluarkan dari Pertamina melalui skema spin off.
“Kita lakukan review, masalah komersialisasi Pertamina tidak akan punya lagi yang non-related oil and gas, seluruhnya akan spin off Pertamina. Dia akan keluar dari Pertamina,” ujar Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, di Jakarta, dikutip Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Danantara Buka Keran IPO BUMN, Eksekusi Mulai 2027
Danantara juga memastikan proses merger di sektor hilir (downstream) telah rampung pada Februari 2026. Dalam merger tersebut, sejumlah entitas dikonsolidasikan untuk meningkatkan efisiensi operasional.
“Kita konsolidasi Patra Niaga, PIS, dan Kilang karena ini kan satu perusahaan harusnya. Tak bisa dicacah yang menyebabkan inefficiency,” kata Dony.
Selain Pertamina, Danantara mengatur ulang peran PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Mulai tahun ini, PGN tidak lagi diperkenankan terlibat dalam kegiatan hulu (upstream) migas dan akan difokuskan sepenuhnya pada sektor menengah (midstream) dan hilir (downstream).
Baca Juga: Danantara Sebut 52% BUMN Alami Kerugian, Nilainya Capai Rp20 Triliun Sepanjang 2025
“Mereka khusus main di midstream dan downstream. Tugas mereka adalah menyalurkan gas sampai ke rumah-rumah. Kita akan trial mulai di Batam,” ujar Dony.
Sebagai langkah awal, PGN akan melakukan uji coba program pipanisasi gas rumah tangga di Batam. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat peran PGN sebagai distributor gas nasional.
“Di Batam kita akan melakukan pipanisasi ke seluruh rumah gas. Karena kita maunya PGN itu menjadi perusahaan gas negara, yaitu untuk mendistribusikan gas. Dengan demikian nanti, dia tidak main lagi di upstream,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: