Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Usai Netanyahu-Trump Bertemu, Begini Proyeksi Harga Minyak Hari Ini (12/2)

Usai Netanyahu-Trump Bertemu, Begini Proyeksi Harga Minyak Hari Ini (12/2) Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga minyak dunia bergerak naik tipis pada perdagangan di Kamis (12/2). Kenaikan didorong kekhawatiran investor terhadap meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. 

Dikutip dari Reuters,Harga Brent crude menguat 0,49% ke US$69,74. Sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 0,57% ke US$65,00. Pasar menilai risiko geopolitik masih menjadi faktor utama penopang harga minyak dalam jangka pendek.

Baca Juga: Geramnya Rusia ke Trump Gegara Tak Dilibatkan Soal Bisnis Minyak Venezuela

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan belum ada kesepakatan final terkait langkah ke depan terhadap Iran. Ia menegaskan ini usai pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Trump sendiri terus menegaskan bahwa jalur diplomasi akan tetap dilanjutkan. Meski demikian, ia tengah mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua apabila tidak tercapai kesepakatan dengan Iran di Timur Tengah.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran menggelar pembicaraan tidak langsung di Oman. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai waktu dan lokasi putaran negosiasi berikutnya.

Analis Pasar IG, Tony Sycamore mengatakan bahwa pergerakan harga minyak masih sangat sensitif terhadap dinamika geopolitik. Menurutnya, West Texas Intermediate membutuhkan eskalasi lebih lanjut untuk menembus dan bertahan di atas kisaran US$65–US$66.

“Sebaliknya, setiap tanda de-eskalasi berpotensi memicu aksi ambil untung dan menarik harga kembali ke area US$60–US$61,” ujar Sycamore.

Dari Amerika Serikat, data ekonomi menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang meningkat lebih cepat dari perkiraan pada bulan lalu, sementara tingkat pengangguran turun ke 4,3%. Data tersebut menandakan ekonomi negara itu masih relatif sehat, yang turut menopang prospek permintaan energi global.

Baca Juga: Waspada Harga Minyak Bergejolak, Permintaan Diproyeksi Turun di Kuartal II

Bagi negara pengimpor minyak, pergerakan harga minyak dunia dan dinamika geopolitik global menjadi faktor penting karena dapat memengaruhi biaya energi, inflasi dan kebijakan harga bahan bakar ke depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: