Kredit Foto: Dok. Kemenpar
Menurut Dedi, capaian potensi transaksi dan penguatan jejaring industri selama OTM Mumbai 2026 menunjukkan tingginya minat pasar India terhadap produk wisata Indonesia.
“Kami optimistis potensi transaksi yang tercatat dapat dikonversi menjadi realisasi kunjungan wisatawan India ke Indonesia dalam waktu dekat,” ujarnya.
Pasar India merupakan salah satu pasar prioritas Indonesia dengan pertumbuhan yang konsisten. Pada 2025, Indonesia mencatat 734.490 kunjungan wisatawan India, meningkat sekitar 3,4 persen dibandingkan 710.207 kunjungan pada 2024. Tren positif ini memperkuat keyakinan bahwa India memiliki prospek jangka panjang sebagai sumber wisatawan mancanegara yang strategis.
Melalui partisipasi di OTM Mumbai 2026, Kementerian Pariwisata menegaskan komitmen untuk terus memperluas penetrasi pasar India melalui berbagai inisiatif promosi berkelanjutan, termasuk pameran dagang, sales mission, familiarization trip, serta kemitraan strategis dengan pelaku industri pariwisata India.
Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata yang berkelanjutan. Dengan pengakuan internasional, potensi transaksi yang signifikan, serta tren peningkatan kunjungan wisatawan India, Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi yang menawarkan kombinasi unik antara budaya, alam, petualangan, wellness, dan gaya hidup dalam satu perjalanan yang utuh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: