Kredit Foto: Youtube Setpres
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki rekam jejak kuat dalam menjaga stabilitas politik, menghormati perjanjian negara, serta memenuhi kewajiban pemerintah tanpa pernah mengalami gagal bayar (default).
Ia menyatakan stabilitas politik dan keamanan nasional menjadi fondasi utama kepercayaan ekonomi. Pemerintah, menurut dia, berkomitmen menjaga seluruh perjanjian yang telah dibangun oleh pemerintahan sebelumnya sebagai bagian dari kesinambungan negara.
“Saya percaya stabilitas politik di Indonesia bisa kita jaga dengan baik, tegas kita jaga keamanan semua. Kita hormati semua perjanjian yang dibangun oleh Indonesia sebagai pemerintah. Kita punya track record yang sangat besar. Indonesia belum pernah default dan sejarah kita selalu kita hormati semua perjanjian pemerintah-pemerintah pendahulu,” ujar Prabowo, dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Usai Rentetan Pengunduran Diri, Prabowo: Tidak Ada Pejabat yang Tak Bisa Digantikan
Ia menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap investasi dari berbagai negara dengan keyakinan bahwa pemulihan dan kebangkitan ekonomi nasional akan berlangsung secara meyakinkan.
“Kita terbuka untuk investasi dari manapun dan kita yakin bahwa kita akan bangkit dengan sangat meyakinkan,” katanya.
Dalam forum tersebut, Prabowo juga memaparkan kerangka strategi ekonomi yang ia sebut sebagai Indonesia Incorporated. Strategi ini menekankan kolaborasi lintas skala pelaku ekonomi, dari korporasi besar hingga kelompok usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Saya namakan saya punya strategi adalah Indonesia Incorporated, yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang semua bekerja sama. Yang besar maju tarik yang kurang kuat, yang kuat tarik yang lemah,” ujarnya.
Baca Juga: Di Depan Prabowo, Airlangga Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi ke-2 di G20
Prabowo menekankan peran pemerintah yang bersih dan adil dalam memastikan pemerataan manfaat pembangunan, terutama bagi kelompok paling lemah dan miskin.
“Pemerintah yang bersih dan adil bantu yang paling lemah dan paling miskin, kita bangkit bersama,” katanya.
Ia menegaskan bahwa narasi Indonesia sebagai raksasa yang tertidur harus diakhiri dengan aksi nyata pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Insya Allah bukan saja raksasa yang tertidur, tapi kita harus bangkit menjadi raksasa yang mampu berdiri dan membangun kehidupan yang lebih baik bagi rakyatnya,” ujar Prabowo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: