Taktik Baru Amerika Serikat, Trump Ajak Kelompok Kurdi Serang Iran
Kredit Foto: Istimewa
Amerika Serikat (AS) menyatakan dukungannya terhadap kemungkinan serangan dari Kelompok Kurdi Iran ke Teheran. Hal ini terjadi di tengah konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat, Israel dan Teheran.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan akan menyambut baik dukungan serangan dari Kelompok Kurdi. Meski demikian, ia tidak memberikan sinyal bahwa dirinya akan akan memberikan dukungan militer.
Baca Juga: Bukan Mojtaba Khamenei, Amerika Serikat Ingin Ikut Tentukan Pemimpin Baru Iran
Sebelumnya, Trump juga dilaporkan telah melakukan kontak dengan Kelompok Kurdi Iran. Hal tersebut disebut-sebut dilakukan sejak dimulainya serangan gabungan dari Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Tebaru, Militer Israel memperingatkan warga untuk meninggalkan beberapa wilayah di Teheran. Hal ini menyusul serangkaian serangan udara dilaporkan terjadi dalam berbagai bagian ibu kota dari Iran.
Iran di sisi lain meluncurkan serangkaian serangan balasan serta beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab dan Qatar. Kebakaran akibat drone juga dilaporkan terjadi dalam sebuah kilang minyak di Bahrain.
Sejak konflik pecah, jumlah korban terus meningkat. Laporan terbaru menyebut sedikitnya 1.230 orang tewas di Iran. Dari jumlah korban tersebut, 175 diantaranya adalah siswi dan staf sekolah yang menjadi korban serangan di sebuah sekolah dasar di Minab.
Baca Juga: Gedung Putih: Sebelum Diserang, Iran Tolak Proposal Nuklir dari Amerika Serikat (AS)
Di Lebanon, sedikitnya 77 orang dilaporkan tewas akibat serangan yang berkaitan dengan konflik tersebut. Sementara itu, ribuan warga terpaksa mengungsi dari wilayah selatan dari Beirut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: