Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Ditargetkan Direvitalisasi, Dari Mana Dananya?

Ribuan Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Ditargetkan Direvitalisasi, Dari Mana Dananya? Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan Revitalisasi Satuan Pendidikan bagi sekolah yang terdampak sebanyak 1.153 sekolah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Mendikdasmen menyampaikan target tersebut dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Wilayah Sumatra, yang berlangsung di Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Strategi Pemerintah Jaga Inflasi dan Daya Beli di Sumatera Jelang Ramadhan

"Langkah percepatan ini akan terus berlanjut sampai minggu ke-III Februari 2026. Kemendikdasmen berencana akan melanjutkan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) revitalisasi sekolah terdampak dengan  menyasar sebanyak 1.153 sekolah di wilayah  Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," terang Menteri Mu'ti, dikutip dari siaran pers Kemendikdasmen, Jumat (13/2).

Mulai Minggu ke-IV Januari hingga Minggu ke-I Februari 2026, Mendikdasmen menjelaskan, telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) Revitalisasi Satuan Pendidikan sebanyak 654 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp786,5 Miliar. 

Proses pendanaan telah berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Dari 654 sekolah yang sudah melakukan PKS, sebanyak 214 sekolah telah menerima pencairan dana dengan total sebesar Rp168,6. 

Terkait sisa anggaran, saat ini sedang dalam proses pencairan akhir yang ditargetkan akan cair secara bertahap mulai dari tanggal 12 hingga 18 Februari 2026.

Pada akhir sesi penjelasannya Menteri Mu’ti menyatakan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di tiga provinsi tersebut merupakan prioritas. 

"Dana untuk pembangunan revitalisasi di 3 provinsi terdampak bencana kami alokasikan dari prioritas dana revitalisasi tahun 2026,” tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: