Masih Jauh dari Tanda Reli, Begini Nasib Harga Bitcoin (BTC) Hari Senin (16/2)
Kredit Foto: Unsplash/Kanchanara
Rata-rata pergerakan sederhana 200-week (200W SMA) selama ini dianggap sebagai indikator kunci bagi pelaku pasar yang mencari titik dasar harga di fase pasar bearish. Sejak 2015, sejumlah siklus penurunan bitcoin tercatat membentuk titik terendah di sekitar level tersebut, sehingga indikator ini dipantau ketat oleh trader.
“Pelaku pasar kemungkinan besar akan melihat area US$58.000–US$60.000 sebagai zona penopang terakhir,” kata Péquignot.
Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Turun, Michael Saylor: Kami Akan Terus Beli Selamanya!
Kondisi konsolidasi ini menunjukkan pasar masih berada dalam fase menunggu arah yang lebih jelas, di tengah tarik-menarik antara harapan pemulihan dan risiko koreksi lanjutan. Bagi Indonesia, pergerakan bitcoin dalam beberapa waktu ke depan diperkirakan masih akan sangat sensitif terhadap sentimen global serta dinamika pasar saham teknologi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: