PBB Soroti Amerika Serikat (AS), Kasus Jeffrey Epstein Bisa Jadi Kejahatan Kemanusiaan
Kredit Foto: Istimewa
Sebelumnya, United States Department of Justice mengungkap hubungan sejumlah tokoh berpengaruh dalam bidang politik, keuangan, akademik dan bisnis dengan Epstein. Ia terseret kasus perdagangan seks anak di bawah umur.
Ia kemudian ditemukan tewas tergantung di sel tahanannya. Otoritas Amerika Serikat (AS) menyatakan kematiannya sebagai bunuh diri, meski kasus tersebut terus memicu kontroversi global.
Baca Juga: Efek Negosiasi Iran-Amerika Serikat, Harga Minyak Rabu Pagi (18/2) Jadi Segini
Sosok Epstein sendiri merupakan sosok yang misterius karena tak banyak hal yang diketahui terkaitnya. Dokumen yang rilis menunjukkan bahwa sejumlah perempuan muda yang pernah berhubungan dengannya banyak yang berasal dari Rusia. Berdasarkan hal itu, ia dipercaya bekerja dengan mengumpulkan materi blackmail kalangan elite dan tokoh berkuasa untuk Rusia.
Meski demikian, berbagai media dan blogger juga berspekulasi bahwa sang penjahat mungkin bekerja untuk badan intelijen lain, termasuk Mossad Israel atau Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA). Salah satunya adalah pengakuan seorang informan anonim dari Federal Bereua of Investigation (FBI).
Baca Juga: Negosiasi Tak Hasilkan Kesepakatan, Ancaman Perang Iran-Amerika Serikat (AS) Masih Terbuka
Namun hingga kini, belum ada bukti definitif yang dipublikasikan oleh organisasi media besar yang membuktikan bahwa ia bekerja untuk badan intelijen mana pun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar