Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Manulife Cetak Laba Bersih US$5,4 Miliar, Core Earnings Cetak Rekor

Manulife Cetak Laba Bersih US$5,4 Miliar, Core Earnings Cetak Rekor Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan asuransi global Manulife membukukan kinerja keuangan yang menguat sepanjang 2025, dengan laba bersih (net income) yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar US$5,4 miliar. Pencapaian ini ditopang rekor core earnings, pertumbuhan bisnis asuransi, serta penguatan segmen pengelolaan aset di tengah volatilitas ekonomi global.

Dalam laporan keuangan konsolidasi 2025, Manulife mencatat pertumbuhan contractual service margin (CSM) bisnis baru di atas 20% di seluruh segmen asuransi, yang mendorong pertumbuhan dua digit saldo CSM dan memperkuat basis pendapatan masa depan perusahaan.

Presiden dan Chief Executive Officer Manulife Phil Witherington menyatakan 2025 menjadi tahun penting bagi perusahaan.

Tahun 2025 merupakan tahun yang menentukan bagi Manulife, dengan rekor core earnings, investasi strategis yang terarah, serta peluncuran strategi yang diperbarui. Kami mencatat pertumbuhan CSM bisnis baru lebih dari 20% di seluruh segmen asuransi, yang berkontribusi pada pertumbuhan dua digit saldo CSM dan menempatkan kami pada posisi yang kuat untuk menghasilkan laba di masa depan,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Jakarta, Rabu (18/2/2026). 

Baca Juga: Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia Luncurkan Produk Perencanaan Warisan Multigenerasi Manulife Ultima+

Dari sisi ekspansi dan investasi strategis, Manulife memperkuat portofolio bisnisnya melalui akuisisi Comest Credit Partners, pengumuman masuk ke pasar asuransi jiwa India melalui usaha patungan dengan Mahindra, pendirian kantor khusus nasabah high-net-worth di Dubai International Financial Centre, serta kesepakatan akuisisi Schroders Indonesia. Langkah ini memperluas jangkauan solusi investasi dan asuransi yang ditawarkan kepada nasabah global.

Selain itu, Manulife juga mencatat pengakuan eksternal di bidang teknologi. Evident AI menempatkan Manulife sebagai perusahaan asuransi jiwa nomor satu dalam kematangan dan inovasi AI yang bertanggung jawab, sejalan dengan strategi perusahaan menjadi organisasi berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman nasabah, produktivitas, dan penciptaan nilai.

Manulife menyatakan akan melanjutkan momentum tersebut pada 2026. “Meskipun ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik masih berlanjut, fokus kami pada eksekusi yang disiplin, diversifikasi bisnis, serta kekuatan tim dan budaya perusahaan menempatkan kami pada posisi yang baik untuk menangkap peluang dan mencapai target pertumbuhan jangka panjang yang berkualitas,” kata Phil Witherington.

Dari sisi keuangan, Chief Financial Officer Manulife Colin Simpson menyampaikan bahwa kinerja 2025 ditopang pertumbuhan kuat di unit bisnis berpertumbuhan tinggi.

Baca Juga: Manulife Ajak Masyarakat Rencanakan Warisan untuk Kebutuhan Lintas Generasi

“Manulife mencatat kinerja keuangan yang solid pada 2025. Core earnings di Asia dan Global Wealth and Asset Management masing-masing tumbuh 18% dan 14%, sementara *margin core EBITDA di Global WAM meningkat 260 basis poin,” ujar Colin Simpson.

Manulife juga membukukan remittance sebesar US$6,4 miliar, yang memungkinkan perusahaan mengelola modal secara fleksibel. Sepanjang 2025, Manulife mengembalikan US$5,4 miliar kepada pemegang saham, serta mengumumkan kenaikan dividen per saham sebesar 10,2% dan rencana pembelian kembali hingga 2,5% saham beredar sebagai bagian dari kebijakan alokasi modal yang disiplin.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: