Laba Bersih Pegadaian Melonjak 42,6% Jadi Rp8,34 Triliun Sepanjang 2025
Kredit Foto: Pegadaian
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha menyatakan stabilitas ekonomi dan kondisi geopolitik global akan menjadi faktor penentu pencapaian target 2026.
Namun, ia optimistis strategi korporasi yang adaptif, penguatan layanan berbasis solusi, kepatuhan regulasi, serta transformasi budaya perusahaan akan menjaga pertumbuhan kinerja.
Baca Juga: BTN Salurkan KPR Rp555 Triliun, 74% untuk Rumah Subsidi
“Kinerja Pegadaian ke depan akan didorong dengan strategi peningkatan market share dan optimalisasi layanan digital melalui aplikasi TRING!,” jelas Ferdian.
Pada Februari 2026, Pegadaian juga mencatat penguatan aspek regulasi dengan terbitnya Fatwa DSN-MUI No.166 Tahun 2026 tentang kegiatan usaha bulion berbasis prinsip syariah. Fatwa tersebut menjadi dasar operasional bagi produk Cicil Emas, Tabungan Emas, dan Rahn Emas yang telah memenuhi ketentuan syariah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: