Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BPH Migas Instruksikan Pertamina Segera Revitalisasi Terminal BBM Sanggau dan Sintang

BPH Migas Instruksikan Pertamina Segera Revitalisasi Terminal BBM Sanggau dan Sintang Kredit Foto: BPH Migas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fathul Nugroho, mendorong PT Pertamina Patra Niaga (PPN) segera menyusun langkah konkret percepatan revitalisasi Fuel Terminal (FT) Sanggau dan Sintang, di Kalimantan Barat.

Langkah ini mendesak dilakukan, menyusul kembali terjadinya pendangkalan di Sungai Kapuas yang menghambat sandar kapal tanker BBM.

Kondisi alam tersebut sempat memicu gangguan pada alur distribusi energi di wilayah tersebut, sehingga diperlukan solusi infrastruktur yang lebih mumpuni.

Baca Juga: Gandeng Pertamina Group, Elnusa Perluas Portofolio Energi Rendah Karbon

Fathul menegaskan, Pertamina tidak bisa hanya bergantung pada penanganan jangka pendek.

Ia meminta adanya peta jalan (road-map) yang jelas agar ketahanan energi di Kalimantan Barat tidak terus-menerus terancam oleh faktor alam.

“Tentunya ini perlu dipersiapkan solusi yang lebih permanen."

"Pertamina Patra Niaga perlu membuat timeline alternatif suplai sementara ini untuk berapa lama, dan solusi permanennya kapan akan dilaksanakan,” ujar Fathul kepada awak media, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, revitalisasi ini merupakan bagian dari penataan infrastruktur hilir migas agar lebih adaptif terhadap perubahan alam, perkembangan demografi, dan perluasan wilayah.

Mengingat banyak fasilitas distribusi yang sudah beroperasi selama puluhan tahun, pembaruan teknologi dan kapasitas menjadi sebuah keharusan.

“Memang beberapa FT kita ini dibangun sekitar tahun 1970-1980, artinya sudah cukup tua."

Baca Juga: Jaga Pasokan BBM Imlek dan Ramadan 2026, Pertamina Perkuat 'Benteng' Bawah Laut

"Ke depannya Pertamina, khususnya PPN, dapat mempersiapkan road-map revitalisasi dan pembangunan baru," tuturnya.

Meski menyoroti kendala infrastruktur, Fathul memberikan apresiasi atas respons cepat Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin, dalam menjaga ketersediaan stok di lapangan melalui jalur darat.

Saat ini, sekitar 740 unit mobil tangki disiagakan dalam kondisi prima untuk menyuplai kebutuhan di seluruh wilayah Kalimantan.

Kekuatan armada darat ini menjadi tulang punggung distribusi, selama jalur sungai mengalami kendala teknis.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Fathul memastikan aktivitas konsumsi BBM di tingkat masyarakat masih terjaga dengan baik, tanpa adanya antrean panjang yang mengkhawatirkan.

“Saat ini saya berada di SPBU Kabupaten Sanggau, terlihat masyarakat membeli BBM kondisi normal, bisa mengisi jenis Pertalite, Solar, hingga Pertamax dan Dexlite."

"Terima kasih atas kerja keras perwira Pertamina regional Kalimantan; ini adalah pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucapnya. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Bagikan Artikel: