Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Bongkar Isi Pertemuan di Hambalang, Bahas Kunjungan Prabowo ke AS

Purbaya Bongkar Isi Pertemuan di Hambalang, Bahas Kunjungan Prabowo ke AS Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan isi pertemuannya bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (15/2).

Pertemuan tersebut membahas persiapan kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat (AS) untuk bertemu Presiden AS Donald Trump, sekaligus penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (19/2).

“Umumnya tarif, seperti apa, saya dengerin aja, kasih masukan dikit-dikit,” kata Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Purbaya menegaskan tidak ada arahan khusus dari Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut. Pemerintah saat ini masih mencermati perkembangan lanjutan terkait kebijakan dan keputusan pemerintah AS.

Baca Juga: Agenda Prabowo di AS Dari Bertemu Trump hingga Bertemu Pengusaha

Dalam kesepakatan perdagangan dengan AS, Purbaya meyakini hasil akhir perundingan akan menguntungkan kedua negara dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

“Kita lihat gimana presiden Amerika Serikat, saya pikir akan bagus,” ujarnya.

Sebagai informasi, secara substansi, negosiasi tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat telah rampung dan kedua negara kini menyelesaikan proses harmonisasi bahasa hukum (legal drafting).

Dalam kerangka kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk untuk sebagian besar produk asal Amerika Serikat.

Baca Juga: Prabowo Terbang ke AS Temui Trump, Bahlil Kawal Langsung

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari 32% menjadi 19%, serta memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia, antara lain minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO), kopi, dan kakao.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: