Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Tahu, tempe, dan mi memiliki bobot signifikan dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen. Perubahan harga pada komoditas ini dapat berdampak langsung terhadap inflasi pangan nasional.
Airlangga menekankan bahwa kebijakan tarif nol persen menjaga pasokan bahan baku tetap lancar. Dengan pasokan stabil, pelaku industri tidak perlu membebankan kenaikan biaya tambahan kepada konsumen.
Kesepakatan ini juga memuat ketentuan perdagangan timbal balik antara kedua negara. Indonesia membuka akses bagi sejumlah komoditas AS, sementara produk Indonesia memperoleh fasilitas serupa di pasar Amerika.
Dalam dokumen ART, kedua negara tetap merujuk pada aturan World Trade Organization (WTO) untuk memastikan perdagangan berjalan sesuai koridor hukum internasional. Artinya, mekanisme pengamanan tetap tersedia jika terjadi lonjakan yang tidak wajar.
Selain tarif, faktor lain tetap memengaruhi harga pangan di dalam negeri. Nilai tukar rupiah, harga komoditas global, serta biaya distribusi domestik menjadi variabel yang terus dipantau pemerintah.
Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat tidak hanya membahas bahan baku pangan. Negosiasi juga mencakup perluasan akses ekspor Indonesia dan penyesuaian tarif strategis yang berdampak pada industri nasional.
Pemerintah menyatakan seluruh kesepakatan akan melalui proses hukum dan konsultasi dengan DPR sebelum berlaku efektif. ART dijadwalkan mulai berjalan 90 hari setelah ratifikasi di masing-masing negara rampung.
Baca Juga: Prabowo dan Trump Teken Kesepakatan Tarif, Transaksi Elektronik Bebas Bea Masuk
Dengan skema tersebut, penghapusan tarif bahan baku pangan diposisikan sebagai instrumen stabilisasi, bukan pemicu tekanan harga. Pemerintah menargetkan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
Langkah ini sekaligus menunjukkan pendekatan perdagangan yang menyeimbangkan keterbukaan pasar dan stabilitas domestik. Stabilitas harga pangan dipandang sebagai fondasi penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: