Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tender Wajib MAPI Rampung! Pengendali Baru Gelontorkan Rp9,3 Triliun, 6 Miliar Saham Berpindah Tangan

Tender Wajib MAPI Rampung! Pengendali Baru Gelontorkan Rp9,3 Triliun, 6 Miliar Saham Berpindah Tangan Kredit Foto: MAP.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO) atas saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatat hasil positif. Sebanyak 6,02 miliar saham atau setara 36,24% dari total saham beredar, berhasil diserap dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp9,32 triliun.

Tender wajib tersebut dilaksanakan oleh Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL) atas penunjukan pengendali baru MAPI, Pacific Universal Investments Pte. Ltd. (PUIPL).

Mengacu pada laporan hasil tender wajib yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti dikutip pada Selasa (4/8/2026), aksi korporasi ini semula menargetkan pembelian maksimal 8,13 miliar saham atau sekitar 49% dari total saham MAPI yang beredar.

Proses tender berlangsung pada 18 Juni hingga 17 Juli 2026, dengan penyelesaian transaksi dilakukan pada 29 Juli 2026. Selama periode tersebut, 796 pemegang saham memutuskan mengikuti tender dan menjual total 6.015.151.902 saham.

Rinciannya, SIPL membeli 4,98 miliar saham atau 30% saham MAPI dengan harga Rp1.550 per saham, sehingga nilai transaksinya mencapai sekitar Rp7,72 triliun.

Sedangkan OCPL mengakuisisi 1,04 miliar saham atau 6,24% saham MAPI pada harga yang sama, dengan total nilai transaksi sekitar Rp1,60 triliun.

Rampungnya tender wajib juga mengubah struktur kepemilikan saham MAPI. Pacific Universal Investments tetap menjadi pemegang saham utama dengan kepemilikan langsung sebesar 51%. Adapun SIPL kini menguasai 30% saham dan OCPL memegang 6,24% saham.

Dengan demikian, Pacific Universal Investments kini memiliki kepentingan ekonomi atas 87,24% saham MAPI, yang berasal dari 51% kepemilikan langsung serta 36,24% kepemilikan tidak langsung melalui SIPL dan OCPL.

Baca Juga: Investor Wajib Tahu! BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA

Baca Juga: E-Commerce Milik Djarum Grup (Blibli) Masih Boncos Rp711 Miliar, Meski Pendapatan Melonjak 55%!

Baca Juga: Aguan Makin Tajir? Laba PANI Tembus Rp1,7 Triliun dalam Enam Bulan

SIPL dan OCPL menyatakan, pembelian saham tersebut dilakukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban pelaksanaan tender wajib. 

"Kami tidak berstatus sebagai pengendali MAPI, melainkan hanya bertindak sebagai pihak yang ditunjuk oleh Pacific Universal Investments dalam pelaksanaan MTO," ungkap SIPL dan OCPL.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri