Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dragonmine Kuasai 80% BLUE, Emiten Tinta Beralih ke Ekosistem EV?

Dragonmine Kuasai 80% BLUE, Emiten Tinta Beralih ke Ekosistem EV? Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Ia menambahkan, BEI juga telah menerbitkan ketentuan yang memungkinkan emiten mengubah kode saham (ticker), sehingga memberi ruang reposisi identitas bisnis pasca-akuisisi.

Langkah Dragonmine terhadap BLUE mencerminkan pola yang sebelumnya dilakukan CNGR melalui akuisisi PT Solusi Kemasan Digital Tbk, yang kemudian berubah nama menjadi PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk dan mengumumkan rencana rights issue untuk menyerap aset tambang dan smelter nikel.

Baca Juga: Harga Naik Tajam, Saham BLUE dan ENZO Digembok Sementara

Seiring rencana akuisisi 80% saham BLUE, pasar mencermati potensi transmisi aset nikel ke dalam emiten tersebut. Saham BLUE tercatat naik 117% secara year to date dan hampir 1.900% dalam setahun terakhir, meski sempat terkoreksi di tengah volatilitas pasar saat pengumuman CSPA.

Bagi grup global seperti Huayou dan CNGR, akuisisi emiten berkapitalisasi kecil di BEI dinilai menawarkan jalur pendanaan yang lebih cepat dibandingkan IPO baru. Dengan status perusahaan terbuka, emiten dapat melakukan rights issue untuk menghimpun modal domestik guna mendanai proyek hilirisasi nikel di Indonesia, sekaligus meningkatkan transparansi, kepatuhan regulasi, dan profil ESG di mata investor global.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: