Kredit Foto: MenkeuRI
Untuk memastikan proyek tidak kembali tersendat, Purbaya membuka mekanisme pelaporan rutin bagi Inpex dan mitra konsorsiumnya. Pemerintah juga akan memberikan perlakuan khusus agar setiap hambatan dapat diselesaikan cepat melalui forum debottlenecking.
“Jadi saya akan perlakukan mereka sebagai investor spesial. Kalau ada hambatan, datanya ke sini, diberesinnya di sini. Ini kan perwakilan pemerintah semua, jadi kalau ada gangguan atau hambatan perizinan investasi, kita panggil,” terangnya.
Baca Juga: Soal THR 10,5 juta PNS, Purbaya: Tunggu Presiden Pulang
Terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Purbaya menyebut proses utama hampir rampung meski masih memerlukan pendalaman pada tahap lanjutan. Ia memperkirakan perizinan lingkungan telah mencapai sekitar 90 persen.
“Harusnya sih sudah 90 persen selesai. Yang jelas ketika dimonitor, mereka bisa melakukannya dengan cepat sehingga ini bisa segera groundbreaking betulan. Mereka bilang 2030–2031 baru onstream,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: