Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Belanja Lebaran Pakai Paylater? Pakar Bilang Jangan

Belanja Lebaran Pakai Paylater? Pakar Bilang Jangan Kredit Foto: Antara/Irwansyah Putra

“Belanja boleh, namun sewajarnya dan sesuai dengan kapasitas. Saya tidak menyarankan untuk meminjam guna membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan,” tuturnya.

Senada dengan itu, financial planner bersertifikasi CFP dari Finansialku, Shierly, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati jika membutuhkan pinjaman menjelang hari raya. Ia menegaskan pentingnya hanya menggunakan layanan yang terdaftar dan diawasi OJK.

“Iya, sebaiknya gunakan yang terdaftar dan diawasi OJK. Risiko penyalahgunaan data pribadi, bunga dan biaya yang tinggi dan tidak jelas, serta sistem penagihan yang melanggar prosedur keamanan dan etika moral, misalnya ancaman,” ujarnya.

Baca Juga: Utang Pay Later Masyarakat di Perbankan Capai Rp26,4 Triliun, Rekening Tembus 31,21 Juta

Sebelum berutang, Shierly menyarankan masyarakat melakukan langkah mitigasi dengan bersikap kritis terhadap kebutuhan yang ingin dipenuhi serta menyusun skala prioritas secara matang.

“Bersikap kritis pada diri sendiri, apakah itu kebutuhan atau keinginan. Kalau tidak dipenuhi, apa konsekuensinya, serta bandingkan manfaat dan biayanya,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembayaran sebelum memutuskan meminjam.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: