Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Meski Dihancurkan, Amerika Serikat (AS) Klaim Iran Diam-diam Terus Kembangkan Senjata Nuklir

Meski Dihancurkan, Amerika Serikat (AS) Klaim Iran Diam-diam Terus Kembangkan Senjata Nuklir Kredit Foto: Istimewa

Trump disindir dan dikecam oleh Khamenei. Ia mengatakan agar sang presiden untuk terus bermimpi jika meyakini serangan udara yang dilakukannya telah menghancurkan fasilitas nuklir dari Iran.

Adapun Iran kini menegaskan tetap membuka ruang diplomasi dengan Amerika Serikat. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi menyampaikan bahwa negosiasi tetap menjadi prioritas utama Teheran, meski bergantung pada sikap dan langkah Washington.

Baca Juga: Negosiasi atau Perang, Iran Sudah Punya Rencana Hadapi Invasi Amerika Serikat (AS)

“Kami siap mencapai kesepakatan secepat mungkin. Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mewujudkannya. Kami akan memasuki ruang perundingan dengan kejujuran dan itikad baik penuh,” ujar Takht-Ravanchi.

Namun, Iran juga melayangkan peringatan keras bahwa pihaknya akan merespons secara tegas apabila Amerika Serikat melancarkan serangan militer lebih lanjut.

Teheran sendiri mengisyaratkan kesiapan memberikan konsesi terbatas atas program nuklirnya. Skema yang tengah dipertimbangkan meliputi pengiriman sekitar setengah dari persediaan uranium dengan tingkat pengayaan tertinggi ke luar negeri, pengenceran sisa stok uranium, serta partisipasi dalam pembentukan konsorsium pengayaan uranium regional.

Sebagai imbalannya, mereka menuntut pencabutan sanksi ekonomi serta pengakuan resmi dari atas hak melakukan pengayaan uranium untuk tujuan damai.

Baca Juga: Tak Rela Iran Diserang, China Kembali Peringatkan Amerika Serikat (AS)

Iran dan Amerika Serikat hingga kini masih bersitegang soal pengembangan nuklir karena perbedaan posisi kedua negara masih menjadi penghalang utama tercapainya kesepakatan.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: