Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Telkomsel menegaskan pengembangan jaringan 5G di Indonesia dilakukan secara bertahap dan terukur, seiring upaya menjaga kualitas layanan 4G yang masih menjadi tulang punggung konektivitas nasional. Strategi tersebut diterapkan untuk memastikan keseimbangan kapasitas jaringan di tengah lonjakan konsumsi data pelanggan.
VP Global Network Operation Telkomsel Juanita Erawati mengatakan ekspansi 5G tidak semata berfokus pada perluasan cakupan, tetapi mempertimbangkan keberlanjutan kualitas layanan yang saat ini digunakan mayoritas pelanggan.
“Kami ingin memastikan pelanggan 4G tetap mendapatkan pengalaman layanan terbaik. Jangan sampai pengembangan teknologi baru justru berdampak pada kualitas layanan yang saat ini digunakan mayoritas pelanggan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga: Kuota Internet Hangus Digugat ke MK, Telkomsel Buka Suara
Menurut Juanita, hingga saat ini sebagian besar trafik data Telkomsel masih ditopang oleh jaringan 4G. Kebutuhan data pelanggan terus meningkat setiap tahun, terutama didorong oleh penggunaan video streaming, media sosial, dan layanan berbasis cloud. Dalam konteks tersebut, stabilitas dan kapasitas 4G tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
Di sisi lain, Telkomsel menilai jaringan 5G memiliki keunggulan pada tiga aspek utama, yakni kecepatan tinggi, latensi rendah, serta kemampuan menghubungkan perangkat dalam jumlah besar. Namun, kebutuhan tersebut umumnya muncul pada skenario tertentu, seperti otomasi industri, Internet of Things (IoT) skala besar, dan layanan yang membutuhkan respons real-time.
“Jika kebutuhan tersebut belum dominan di suatu wilayah, maka 4G masih sangat memadai untuk melayani mayoritas pelanggan,” jelas Juanita.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: