Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan perkembangan rencana akuisisi PT Permodalan Nasional Madani (PNM)dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Rencana tersebut ditujukan untuk menjadikan PNM sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan.
Purbaya mengatakan, proses pembahasan masih berlangsung bersama BPI Danantara untuk menentukan skema yang paling tepat. Namun demikian, ia menyoroti rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PNM yang mencapai 10 persen.
“Kok bisa sebesar itu? Manajemennya enggak betul apa enggak? Subsidinya kan kami yang bayarkan. Nanti kalau ada apa-apa, kami juga yang menanggung,” ujar Purbaya di kantornya, Jakarta, dikutip Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Ingin 'Beli' PNM dari Danantara untuk Kucurkan Dana ke Masyarakat
Ia menegaskan akan mencermati aspek manajemen serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran KUR. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program subsidi bunga KUR yang bersumber dari APBN benar-benar tepat sasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, Purbaya juga mengkaji ulang mekanisme penyaluran KUR melalui perusahaan yang berorientasi keuntungan. Menurutnya, model bisnis perusahaan publik yang profit-oriented dinilai kurang selaras dengan tujuan KUR yang dirancang untuk menyediakan pembiayaan murah bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
“Kita lihat apakah ada cara menyalurkan KUR dengan lebih baik. Kalau perusahaan publik yang profit-oriented itu secara desain memang mengejar keuntungan sebesar-besarnya. Sementara KUR tidak didesain untuk itu, melainkan untuk memberikan pembiayaan semurah-murahnya bagi masyarakat atau UMKM yang membutuhkan,” jelasnya.
Purbaya menegaskan akan ada perubahan mekanisme penyaluran KUR agar program tersebut lebih efektif dan efisien ke depan.
Baca Juga: Mau Mau Beli PNM dari Danantara, Purbaya Ancam Bakal Naikkan Pajak Kalau Tidak Dikasih
“Kita lihat bisa diubah atau tidak. Kalau bisa, ya kita ubah. Kalau tidak bisa, ya sudah,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri