Kredit Foto: Istimewa
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) membukukan laba bersih tahun berjalan secara konsolidasian sebesar Rp6,93 triliun pada 2025. Capaian tersebut tumbuh tipis 0,53% secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6,9 triliun.
Adapun laba sebelum pajak konsolidasian (audited) tercatat sebesar Rp8,8 triliun dengan earnings per share sebesar Rp273,53, yang turut berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis perseroan.
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan kinerja CIMB Niaga sepanjang 2025 mencerminkan konsistensi performa serta kesehatan fundamental bisnis bank.
Baca Juga: Bank CIMB Niaga (BNGA) Teken Akta Pemisahan Unit Usaha Syariah
“Sepanjang tahun tersebut, kami berhasil memperkuat posisi likuiditas dan permodalan, di mana hal tersebut semakin memperkuat landasan kami untuk terus bertumbuh sekaligus memastikan untuk senantiasa memberikan nilai jangka panjang,” kata Lani dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit dan pembiayaan meningkat 4,5% YoY menjadi Rp238,3 triliun. Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen Perbankan Korporat yang naik 6,7% YoY, disusul Perbankan Konsumer sebesar 3,4% YoY, serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tumbuh 2,0% YoY.
Pada segmen ritel, peningkatan terutama didorong oleh Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang melonjak 10,1% YoY.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: