Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Keandalan pasokan listrik nasional menjadi sorotan, setelah sebagian besar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dilaporkan belum memenuhi standar Hari Operasi Pembangkit (HOP) minimal 25 hari.
Meski demikian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan batu bara untuk sistem kelistrikan dalam kondisi aman hingga April 2026.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, stok batu bara untuk kebutuhan pembangkit milik PT PLN (Persero) masih terjaga dan terus dipantau pemerintah.
“Untuk kebutuhan PLN, teman-teman media dan seluruh rakyat Indonesia, saya memastikan sampai dengan Bulan Maret, April, no issue."
"Karena kita mengikuti terus perkembangan kebutuhan batu bara terhadap PLN,” ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Selasa (3/3/2026).
Namun, di sisi lain, Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) menyampaikan, mayoritas PLTU saat ini belum memenuhi standar HOP 25 hari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus