Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kolaborasi Kemenekraf–Shopee Jangkau 3.000 Peserta, Dorong UMKM Lebih Cuan

Kolaborasi Kemenekraf–Shopee Jangkau 3.000 Peserta, Dorong UMKM Lebih Cuan Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Shopee Indonesia menunjukkan dampak konkret bagi pelaku UMKM, setelah satu tahun pelaksanaan program pelatihan digitalisasi Emak Matic dan GenMatic.

Program ini telah menjangkau hampir 3.000 peserta di delapan kota di Indonesia.

Dalam acara laporan capaian program, Menteri Ekonomi Kreatif menyampaikan apresiasi terhadap Shopee Indonesia, yang dinilai menghadirkan kolaborasi berbasis hasil, bukan sekadar seremoni.

Menurutnya, program ini terbukti memberikan peningkatan penghasilan yang signifikan bagi para affiliate, penjual, maupun merchant yang terlibat.

Selain peningkatan omzet dan komisi, pelatihan juga memberikan penguatan kapasitas dari sisi literasi digital dan pengembangan soft skill.

Para peserta dibekali pemahaman mengenai optimalisasi platform digital, strategi pemasaran daring, hingga pengelolaan usaha yang lebih adaptif terhadap perubahan pasar.

Shopee dan Kemenekraf memberikan apresiasi kepada peserta pelatihan dengan performa terbaik untuk masing-masing kategori. 

Pertama, kategori Penjual Shopee akan mendapatkan saldo iklan Shopee senilai Rp15 juta, bimbingan intensif bagi penjual, dan meningkatkan eksposur dan visibilitas produk melalui kanal Shopee Pilih Lokal.

Kedua, kategori Merchant Shopeefood akan mendapatkan saldo iklan Shopee senilai Rp15 juta, dan pendampingan peningkatan eksposur toko merchant.

Baca Juga: ShopeePay Fokus Perluas Transaksi Digital Transaksi Selama Ramadan

Ketiga, kategori Affiliate akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp15 juta, pelatihan eksklusif peningkatan eksposur di media sosial.

Ke depan, program ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas, baik dari sisi wilayah maupun jumlah peserta, sehingga semakin banyak pelaku UMKM yang mampu bertransformasi secara digital dan meningkatkan daya saingnya di era ekonomi digital. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus

Bagikan Artikel: