Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Hari Pertama Tembus Rp60 Juta, SMEXPO Ramadan Pertamina Catat Transaksi Positif

Hari Pertama Tembus Rp60 Juta, SMEXPO Ramadan Pertamina Catat Transaksi Positif Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) menggelar SMEXPO Ramadan 2026 pada 2–6 Maret 2026, di Lobby Grha Pertamina, Jakarta.

Mengusung tema 'Energi untuk Melangkah Penuh Harapan,' gelaran ini diikuti 20 UMKM binaan Pertamina Grup dari berbagai daerah, baik Jakarta maupun luar Jakarta.

VP CSR & SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto mengatakan, SMEXPO merupakan agenda tahunan yang dikemas secara tematik, menyesuaikan momentum pasar, termasuk Ramadan.

“Itu merupakan agenda tahunan yang kita laksanakan, ada SMEXPO tematik."

"Di mana kita hubungkan dengan saat ini momentumnya adalah Ramadan, sehingga ini dapat dikatakan sebagai SMEXPO Ramadan,” ujar Rudi.

UMKM yang terlibat berasal dari sektor fesyen, makanan dan minuman, serta kriya, dengan produk yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan hingga Idulfitri, termasuk hampers.

Pada hari pertama pelaksanaan, transaksi tercatat lebih dari Rp60 juta.

Sejumlah produk makanan bahkan terjual habis dan melakukan pengisian ulang stok.

“Untuk penjualan, kita harapannya bisa lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya ya."

"Tetapi kalau saya lihat di hari pertama saja kemarin saya dapat laporan, itu bisa lebih dari Rp60 juta, kalau enggak salah itu dari satu hari ya,” ungkapnya.

Menurut Rudi, pameran menjadi instrumen strategi untuk mengatrol akses pasar, dan mendorong peningkatan omzet UMKM binaan.

“Pameran itu adalah salah satu fasilitas yang kita berikan, supaya mereka bisa mendapatkan akses pasar yang lebih luas."

"Dengan demikian ada sales. Begitu ada sales, mereka ada peningkatan terkait dengan pendapatan mereka,” jelasnya.

Seluruh peserta telah melalui proses kurasi dan merupakan bagian dari ekosistem pembinaan Pertamina melalui Pertamina UMK Academy.

Lewat program ini, perseroan menjalankan pembinaan UMKM untuk mengembangkan kapasitasnya, hingga bisa melesat ke panggung ekspor.

“Di dalam UMK Academy itu, kita bina sedemikian rupa, mulai dari new entry level sampai dengan go global itu kita bina, kita latih,” ujarnya.

Dalam praktiknya, pembinaan berlangsung selama sembilan bulan, terdiri atas tiga bulan tahap regional dan enam bulan tahap nasional, dengan seleksi bertahap hingga tersaring menjadi sepuluh UMKM terbaik untuk pendampingan lanjutan. 

Selain penguatan manajerial dan digitalisasi, perusahaan juga memfasilitasi sertifikasi halal, PIRT, BPOM, hingga HACCP sesuai kebutuhan produk.

“UMKM yang kita bina total saat ini yang masih on itu sekitar 30.000-an UMKM se-Indonesia,” ujar Rudi.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 190 UMKM telah melakukan ekspor ke berbagai negara.

Baca Juga: Lifting Minyak Pertamina Februari 2026 Capai 386 Ribu BOPD

Rudi menandaskan, kegiatan ini akan terus dilanjutkan.

Untuk tahun 2026, perusahaan merencanakan menghelat SMEXPO di enam kota wilayah operasi Pertamina, dengan melibatkan unit dan subholding di lingkungan perusahaan. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: