Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Strategis Rp116 Triliun, Ini Daftarnya
Kredit Foto: Dok. ESDM
Presiden Prabowo Subianto meresmikan dimulainya pembangunan 13 proyek hilirisasi strategis nasional tahap kedua. Adapun total nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
Proyek yang dikelola melalui BPI Danantara ini mencakup berbagai sektor. Beberapa di antaranya adalah energi, mineral hingga pertanian.
"Menurut pendapat saya ini cukup bersejarah dan sangat membanggakan yaitu groundbreaking hilirisasi tahap kedua, yang mencakup 13 proyek strategis hilirisasi senilai kurang lebih Rp 116 triliun meliputi lima proyek di sektor energi 5 proyek di sektor mineral, 3 proyek di sektor pertanian," papar Prabowo.
Hilirisasi dinilai menjadi jalan utama menuju kebangkitan ekonomi bangsa. Pemerintah memperkuat fondasi yang telah dibangun oleh presiden-presiden sebelumnya.
"Kita lakukan di banyak bidang dalam tahun pertama pemerintahan yang saya pimpin yang kita lakukan adalah memperkuat pondasi yang sudah dilakukan oleh presiden-presiden terdahulu dari mulai presiden pertama sampai ke presiden ke-7," ujar Prabowo.
Adapun rincian 13 proyek tersebut adalah:
1. Pembangunan Fasilitas Kilang Gasoline di Cilacap, Jawa Tengah.
2. Pembangunan Fasilitas Kilang Gasoline di Dumai, Riau.
3. Pembangunan Tangki Penyimpanan BBM di Palaran, Kalimantan Timur.
4. Pembangunan Tangki Penyimpanan BBM di Biak, Papua.
5. Pembangunan Tangki Penyimpanan BBM di Maumere, NTT.
6. Fasilitas Pengolahan Batu Bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
7. Fasilitas Manufaktur Stainless Steel (Nikel) di Morowali, Sulawesi Tengah.
8. Fasilitas Produksi Slab Baja Karbon di Cilegon, Banten.
9. Pengembangan Ekosistem & Produksi Aspal Buton di Karawang, Jawa Barat.
10. Hilirisasi Tembaga & Emas di Gresik, Jawa Timur.
11. Minyak sawit jadi produk oleofood dan biodiesel di Sei Mangkei, Sumatera Utara.
Baca Juga: Presiden Prabowo Klaim Program Prioritas Berhasil Balikkan Arus Kekayaan ke Rakyat
12. Pengolahan pala menjadi oleoresin di Maluku Tengah, Maluku.
13. Fasilitas Terpadu Kelapa (MCT, Tepung, Arang Aktif) di Maluku Tengah, Maluku.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: