Kredit Foto: Istimewa
Di level operasional, aktivitas tidak hanya bertumpu pada pengeboran sumur baru.
Program workover dan well services dieksekusi paralel untuk menjaga pressure, sustain rate produksi, serta memastikan deliverability sumur eksisting tetap optimal.
Rantai lifting juga berjalan reguler melalui pengapalan kargo laut, dan penyaluran pipa menuju fasilitas pengolahan dan kilang.
Stabilitas tersebut tercermin pada realisasi Februari 2026.
Lifting minyak yang dikelola PHE mencapai 386 ribu barel per hari (BOPD), dengan realisasi penuh terhadap produksi bulan berjalan.
“Lifting Februari mencapai 386 ribu barel per hari, itu 100 persen dari produksi,” ungkap Hermansyah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: