Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru di Blok Mahakam

Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru di Blok Mahakam Kredit Foto: Pertamina
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menutup tahun 2025 dengan mencatatkan temuan sumber daya minyak dan gas bumi baru di wilayah lepas pantai (offshore) South Mahakam, Kalimantan Timur.

Melalui sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1X yang dioperasikan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), perseroan menemukan estimasi sumber daya kontinjensi Original Oil in Place (OOIP) mencapai 106 juta barel setara minyak atau million barrels of oil equivalent(MMBOE).

Temuan tersebut merupakan bagian dari strategi near field exploration yang diterapkan perusahaan untuk mempercepat durasi menuju produksi. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah tersedia di lapangan matang (mature field), hasil eksplorasi ini diharapkan dapat segera dikembangkan untuk memperkuat pasokan energi nasional.

Direktur Eksplorasi PHE Muharram Jaya Panguriseng menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil penerapan konsep eksplorasi baru (new exploration play concept) di wilayah yang secara geologis telah lama dikenal.

Baca Juga: Lewat OBOR, PHE WMO Pulihkan Terumbu Karang dan Ekonomi Nelayan Madura

“Keberhasilan ini adalah bukti nyata dedikasi dan kerja keras tim eksplorasi kami dalam menerapkan new exploration play concept di area yang sudah mature, serta hasil kolaborasi erat antara PHE dengan SKK Migas dan Kementerian ESDM. Diharapkan temuan sumber daya kontinjensi Original Oil in Place (OOIP) yang diperkirakan sekitar 106 juta barel setara minyak (MMBOE) ini dapat segera dikembangkan dan berkontribusi terhadap lifting migas nasional demi mewujudkan swasembada dan ketahanan energi nasional,” ujar Muharram dalam keterangan tertulis, Selasa (31/12/2025).

Pengeboran sumur MDP-1X mencapai kedalaman akhir 4.260 meter hingga menembus Formasi Yakin. Meski menghadapi tantangan kondisi tekanan tinggi (high pressure), tim teknis berhasil mengidentifikasi potensi pada zona Sepinggan Carbonate Sequence (SCS) dan Sepinggan Deltaic Sequence (SDS).

Berdasarkan uji alir (drill stem test), zona karbonat dan batu pasir di sumur tersebut mencatatkan laju alir maksimum sekitar 2.821 barel minyak per hari (barrels of oil per day/BOPD) serta produksi gas sebesar 5 juta kaki kubik standar per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD). Sejak mengambil alih Blok Mahakam pada 1 Januari 2018, PHM telah mengebor enam sumur eksplorasi, dengan empat di antaranya menghasilkan penemuan (discovery).

Baca Juga: PHE WMO Kembangkan Pantai Pasir Putih Tlangoh, Kendalikan Abrasi dengan Hexa Reef

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Sunaryanto menegaskan, temuan ini memiliki arti strategis bagi keberlanjutan produksi migas di Kalimantan.

“Dengan temuan pengeboran MDP-1X, kami akan segera melakukan pengembangan untuk mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi di Kalimantan, serta meningkatkan rasio cadangan terhadap produksi atau reserve to production ratio (RtoP) Pertamina Hulu Indonesia,” kata Sunaryanto.

Kinerja Eksplorasi 2025

Temuan di Mahakam melengkapi rangkaian capaian positif Subholding Upstream Pertamina sepanjang 2025. Pada awal tahun, Pertamina melaporkan lonjakan produksi di Blok D Struktur Benuang, Sumatera Selatan, melalui sumur BNG-064 yang melampaui target awal hingga 990 persen dengan produksi mencapai 1.400 BOPD.

Selain itu, keberhasilan eksplorasi juga dicatat di wilayah Jawa Barat melalui sumur EPN-002 serta di Sulawesi Tengah pada tahun sebelumnya, yang menyumbang sumber daya gas bumi sebesar 1,8 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/TCF).

PHE menegaskan komitmen untuk menjalankan operasi hulu migas berlandaskan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG), serta menjaga integritas bisnis melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: