Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Enggak Usah Panic Buying, Pramono Pastikan Stok BBM Jakarta Aman di Tengah Perang Teluk

Enggak Usah Panic Buying, Pramono Pastikan Stok BBM Jakarta Aman di Tengah Perang Teluk Kredit Foto: Annisa Nurfitri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah kekhawatiran dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap pasokan energi global, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta tetap stabil dan mencukupi.

Pernyataan itu disampaikan Pramono merespons meningkatnya ketegangan antara Iran dengan United States dan Israel yang dikhawatirkan memicu lonjakan harga minyak dunia serta gangguan pasokan energi.

"Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk stoknya, karena kami juga punya stok sendiri," kata Pramono.

Menurutnya, pengelolaan stok BBM di Jakarta tidak dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Ketersediaan pasokan energi di ibu kota dikelola bersama dengan pemerintah pusat untuk memastikan distribusi tetap aman dan terkendali.

Karena itu, ia meyakini masyarakat tidak perlu khawatir dan melakukan panic buying di SPBU.

"Semua stok di Jakarta ini pasti dikelola bersama-sama dengan pemerintah pusat, bukan kemudian dikelola oleh pemda sendiri. Karena itu saya meyakini di Jakarta tidak akan ada panic buying untuk urusan BBM,” jelasnya.

Pramono juga berharap ketersediaan BBM yang terjaga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran. Meski demikian, ia juga mengajak warga untuk merayakan Idulfitri di Jakarta.

"Mudah-mudahan BBM di Jakarta dalam rangka menyambut Idulfitri, terutama bagi yang mudik, bisa terjaga. Walaupun saya tetap mendorong untuk mudik ke Jakarta supaya BBM-nya juga tidak dibuang ke mana-mana," ujarnya.

Selain BBM, Pramono memastikan pasokan bahan pangan di Jakarta juga dalam kondisi aman selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Komoditas seperti beras, daging, hingga cabai disebut memiliki stok yang cukup, bahkan cenderung berlebih.

“Kami menggaransi aman. Bahkan kelebihan stok sebenarnya,” kata dia.

Pemprov DKI, lanjut Pramono, telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, salah satunya dengan mendatangkan sapi guna memastikan stok daging tetap tersedia di pasar.

“Sampai hari ini terbukti di pasar tidak ada kenaikan yang signifikan,” tandasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat