Kredit Foto: Primayahospital.com
"Kurangi gadget, jadi artinya mereka harus sering di playground," ulas Ari.
Untuk melihat indikasi GERD, biasanya dokter penyakit dalam akan melakukan endoskopi untuk melihat seberapa parah luka pada usus, dan melihat gap katup lambung yang menahan cairan asam lambung naik ke kerongkongan.
Jika pasien sering merasakan nyeri dada dan ulu hati, rasa terbakar di dada, dan muntah berulang, maka sebaiknya melakukan endoskopi untuk melihat kemungkinan GERD.
Endoskopi juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kemungkinan kanker pada usus karena luka yang tidak diobati.
Pengobatan dengan meminum obat penekan asam lambung juga diberikan, dan harus diminum hingga penyakit GERD tuntas.
Obat GERD yang dipicu bakteri helicobacter pylori adalah P-CAB Vonoparazan, Tegoprazan, dan Fexuprazan.
Ari menambahkan, GERD dapat dikurangi dengan melakukan puasa intermiten, dan menjaga asupan protein. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: