Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

RUPST BNI (BBNI) Setujui Dividen Rp13,02 Triliun, Setara Rp349 per Saham

RUPST BNI (BBNI) Setujui Dividen Rp13,02 Triliun, Setara Rp349 per Saham Kredit Foto: Dok. BNI
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) resmi menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut diketok dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin, 9 Maret 2026.

Total dividen yang akan dibagikan mencapai sekitar Rp13,02 triliun atau setara Rp349 per saham. Nilai tersebut merepresentasikan 65% dari laba bersih sepanjang 2025 yang tercatat Rp20,04 triliun.

Sementara itu, sisa laba sebesar 35% atau sekitar Rp7,01 triliun diputuskan untuk disimpan sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat permodalan dan mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Dividen tersebut nantinya akan didistribusikan secara proporsional kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan (recording date). Jadwal lengkap seperti cum date, recording date, hingga tanggal pembayaran dividen akan diumumkan lebih lanjut oleh Perseroan.

Jika mengacu pada harga saham BBNI pada penutupan perdagangan Senin (9/3) yang naik 0,47% ke level Rp4.290 per saham, pembagian dividen tersebut mengindikasikan dividend yield yang cukup menarik, yakni sekitar 8,13%.

Baca Juga: Pasar Berfluktuasi, BNI (BBNI) Bakal Buyback Saham Rp905,48 Miliar

Baca Juga: BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Jelang Lebaran 2026

Dari sisi kinerja, BNI membukukan laba bersih sebesar Rp20,04 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini sedikit menurun 6,63% dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp21,46 triliun.

Meski demikian, pendapatan bunga bersih Perseroan masih relatif stabil. Sepanjang 2025, pendapatan bunga bersih tercatat Rp40,33 triliun, hanya sedikit berubah dari posisi Rp40,48 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, fundamental neraca BNI menunjukkan penguatan. Total aset bank pelat merah ini tumbuh 20,53% menjadi Rp1.362 triliun pada akhir 2025, dibandingkan Rp1.130 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ekuitas Perseroan juga meningkat 5,88% menjadi Rp176,34 triliun.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri