Kredit Foto: PLN EPI
Ia menjelaskan, cangkang sawit merupakan salah satu biomassa premium selain wood pellet, karena memiliki nilai kalori tinggi yang mendekati batu bara.
Hal itu membuat pemanfaatan biomassa dalam skema cofiring di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) menjadi semakin optimal.
Selain itu, penggunaan transportasi laut dinilai paling efektif untuk distribusi biomassa di Indonesia.
Menurut Hokkop, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, membuat pengiriman melalui tongkang lebih efisien, karena kapasitas angkutnya lebih besar dibandingkan transportasi darat.
“Sebagian besar PLTU milik PLN berada di wilayah pesisir dan memiliki jetty, sehingga pengiriman lewat laut menjadi solusi paling efisien,” tuturnya.
Ia menambahkan, sumber bahan baku biomassa di Indonesia tersebar di berbagai wilayah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus