Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BIPI Gandeng Perusahaan Tommy Soeharto Garap Proyek Energi Rp26 Triliun

BIPI Gandeng Perusahaan Tommy Soeharto Garap Proyek Energi Rp26 Triliun Kredit Foto: Astrindo
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Humpuss entitas usaha milik Tommy Soeharto untuk mengembangkan proyek energi dan infrastruktur industri dengan total estimasi investasi mencapai US$1,5 miliar atau sekitar Rp26,25 triliun dengan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Rabu (13/5/2026). Kerja sama itu difokuskan pada pengembangan proyek energi, hilirisasi industri, hingga infrastruktur digital berbasis energi berkelanjutan.

Dalam kolaborasi tersebut, Astrindo dan Humpuss akan menjajaki lima proyek strategis, yakni reaktivasi Catalytic Polymerization Unit (CPU), proyek Reformate Addition, pembangunan kilang CPO menjadi minyak goreng, pengembangan Mini LNG, serta proyek pembangkit listrik panas bumi (geothermal) dan data center di Pulau Sabang, Aceh.

Direktur Utama Astrindo Nusantara Infrastruktur Ray Gerungan mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas portofolio bisnis di sektor energi dan infrastruktur industri nasional.

“Langkah ini membuka peluang pengembangan proyek energi dan industri yang berorientasi pada keberlanjutan serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi lanskap energi Indonesia di masa depan,” ujar Ray dalam keterangannya, dikutip Jumat (15/5/2026). 

Baca Juga: Fokus Sektor Energi Bersih, BIPI Jajaki Divestasi Bisnis Batu Bara

Baca Juga: Bakrie Capital Borong Saham BIPI, Habiskan Dana Rp116 Miliar

Kesepakatan tersebut masih bersifat non-binding atau belum mengikat secara hukum. Namun, MoU menjadi landasan awal bagi kedua perusahaan untuk melakukan studi kelayakan, evaluasi teknis, hingga pembahasan struktur investasi proyek.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri