Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rakernas GEKRAFS 2026: Program Astakarya untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia

Rakernas GEKRAFS 2026: Program Astakarya untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Kredit Foto: GEKRAFS
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan GEKRAFS Awards 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Astakarya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia” sebagai langkah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di tanah air.

Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian menjelaskan bahwa konsep Astakarya menjadi arah strategis organisasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: Tatap Indonesia Emas 2045, Friderica Widyasari Dewi Bidik Transformasi OJK Jadi Motor Ekonomi

“Kalau Presiden Prabowo punya Astacita, GEKRAFS punya Astakarya,” ujar Kawendra dalam sambutannya.

Program Astakarya mencakup delapan inisiatif strategis, yaitu CEFA, DIPLE, GANDI, DIGIMAP, ARTPAY, YOUTHEM, RECHUB dan GLOBE

Program-program tersebut dirancang untuk memperluas akses pendanaan bagi pelaku ekonomi kreatif, memperkuat perlindungan kekayaan intelektual, meningkatkan literasi digital, memperjuangkan standar honor pekerja kreatif, serta membuka peluang bagi talenta muda di berbagai daerah.

Selain itu, Astakarya juga diarahkan untuk memperkuat creative hub nasional serta mendorong ekspor produk kreatif Indonesia ke pasar global.

GEKRAFS juga menyerahkan sejumlah rekomendasi strategis kepada Kementerian Ekonomi Kreatif. Rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Kawendra Lukistian kepada Teuku Riefky Harsya sebagai kontribusi pemikiran dari para pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

Ekonomi Kreatif Dinilai Jadi Motor Pertumbuhan

Dewan Pembina GEKRAFS, Sandiaga Uno menilai sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Menurutnya, sektor ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja tetapi juga memperkuat inovasi serta identitas budaya bangsa.

“Ekonomi kreatif memiliki potensi besar dalam membuka lapangan kerja, mendorong inovasi, dan memperkuat identitas bangsa,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Sufmi Dasco Ahmad menekankan pentingnya konsolidasi organisasi agar GEKRAFS dapat menjadi wadah kuat bagi pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

GEKRAFS Awards 2026

Selain Rakernas, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan GEKRAFS Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku ekonomi kreatif yang dinilai berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem kreatif nasional.

Rakernas dihadiri perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) sebagai bagian dari konsolidasi nasional pelaku ekonomi kreatif.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad, Raffi Ahmad, Erick Thohir, Melly Goeslaw, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moriza, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Wali Kota Solo Respati Ardi.

Acara ini juga didukung berbagai institusi strategis dari sektor perbankan, BUMN, industri, media, serta komunitas kreatif seperti Bank BTN, Bank Syariah Indonesia, ANTAM, Hutama Karya, Danareksa, hingga Nusantara TV.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar