Kredit Foto: PLN Nusantara Power
"Kami memandang proyek ini bukan sekadar pembangunan pembangkit, melainkan simbol kolaborasi, optimalisasi aset nasional, dan upaya bersama untuk mewujudkan masa depan energi yang lebih hijau dan efisien,” tutur Ruly dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Proyek ini sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan penting sejak penyusunan studi kelayakan pada periode 2021–2022.
Milestone terbaru adalah pelaksanaan Soft Launching Ceremony pada 10 Februari 2026, yang menandai dimulainya fase konstruksi proyek.
Dari sisi konstruksi, material floater untuk kapasitas awal 5 MW telah berada di lokasi proyek.
Sementara, proses fabrikasi sejumlah komponen utama seperti modul fotovoltaik (PV module), inverter, serta floater masih terus berlangsung.
Sekretaris Perusahaan PLN Nusantara Renewables Ndaru Tri Hatmoko mengatakan, kehadiran PLTS terapung Karangkates diharapkan memberikan manfaat bagi sistem kelistrikan, sekaligus masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus