Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jelang Lebaran, Kemkomdigi Perketat Patroli Siber untuk Tekan Hoaks Mudik Gratis

Jelang Lebaran, Kemkomdigi Perketat Patroli Siber untuk Tekan Hoaks Mudik Gratis Kredit Foto: Komdigi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperketat pengawasan ruang digital menjelang Lebaran, dengan meningkatkan patroli siber guna menekan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi mudik gratis yang kerap beredar di masyarakat.

Upaya tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Ia menegaskan, Komdigi telah meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas di berbagai platform digital.

“Kemkomdigi telah mengintensifkan patroli siber dan pemantuan konten di berbagai platform digital, untuk mendeteksi dan menindaklanjuti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, penipuan daring, serta konten negatif lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan selama periode Idulfitri 1447 Hijriah,” tuturnya, Rabu (11/03/2026).

Pengawasan tersebut difokuskan pada isu-isu sensitif yang kerap muncul menjelang Lebaran.

Beberapa di antaranya adalah informasi palsu mengenai jadwal libur, program mudik, bantuan sosial, hingga isu SARA yang berpotensi memicu perpecahan di masyarakat.

Selain melakukan pemantauan, Komdigi juga menerapkan strategi penanganan hoaks dengan pendekatan tiga lapis.

Strategi ini dirancang untuk memperkuat kemampuan masyarakat, sekaligus mempercepat penanganan terhadap konten yang menyesatkan.

“Kita menerapkan strategi tiga dimensi, yaitu literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat membedakan informasi yang benar dan salah."

"Lalu juga deteksi dan blokir konten hoaks secara cepat, serta penegakan hukum bekerja sama dengan aparat terkait untuk menindak pelaku penyebar hoaks,” jelasnya.

Dalam upaya memperluas edukasi kepada masyarakat, Komdigi turut menggandeng berbagai komunitas untuk mengampanyekan literasi digital.

Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai bahaya hoaks serta pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

“Kami juga sangat proaktif melakukan kampanye edukasi dan literasi digital kepada masyarakat, mengenai bahaya hoaks dan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya."

"Ini dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi yang dimiliki oleh Komdigi, termasuk media sosial dan kerja sama dengan komunitas-komunitas,” imbuhnya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Saat Mudik Lebaran

Melalui berbagai langkah tersebut, Nezar berharap ruang digital selama perayaan Idulfitri tetap aman dan kondusif.

Dengan begitu, masyarakat dapat merayakan momen Lebaran dengan lebih tenang tanpa terganggu oleh informasi yang menyesatkan. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus