Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pengiriman Sepeda Motor via Kereta Mulai Melonjak

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pengiriman Sepeda Motor via Kereta Mulai Melonjak Kredit Foto: KAI Logistik
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menjelang periode puncak arus mudik yang diperkirakan akan terjadi pada pekan ketiga Ramadan, KAI Logistik mengimbau masyarakat untuk memperhatikan sejumlah prosedur khususnya aspek keamanan dalam proses pengiriman sepeda motor.

Imbauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kendaraan yang dikirim tetap dalam kondisi aman sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat saat tiba di kampung halaman atau kota tujuan.

Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary KAI Logistik, mengungkapkan, pengiriman sepeda motor kini menjadi salah satu solusi yang semakin diminati masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan mudik.

"Dengan mengirimkan kendaraan terlebih dahulu, pemudik dapat melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi yang lebih aman dan nyaman seperti kereta api, tanpa harus menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor yang berisiko menimbulkan kelelahan. Selain itu, keberadaan sepeda motor di kota tujuan juga tetap mendukung mobilitas masyarakat selama berada di kampung halaman," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Dukung Arus Mudik 2026, Brantas Abipraya Rampungkan JLS Lot 3 Serang–Sumbersih di Blitar

Memasuki pekan kedua Ramadan, tren pengiriman sepeda motor melalui layanan KAI Logistik menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 2.300 unit sepeda motor telah didistribusikan, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan pekan pertama Ramadan yang mencapai 2.217 unit sepeda motor.

Tingginya minat masyarakat terhadap layanan ini juga tercermin pada periode mudik tahun lalu, di mana lebih dari 6.600 unit sepeda motor berhasil didistribusikan oleh KAI Logistik baik pada masa arus mudik maupun arus balik dengan tujuan favorit di  kota besar Jawa Tengah seperti Yogyakarta, Solo dan diikuti kota lainnya seperti Surabaya, Jakarta dan Bandung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman