Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kuba 'Masih' Aman, Trump Fokus Selesaikan Isu Amerika Serikat-Iran

Kuba 'Masih' Aman, Trump Fokus Selesaikan Isu Amerika Serikat-Iran Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya fokus terlebih dahulu untuk menyelesaikan masalah dari Iran. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti pihaknya tak lupa soal isu dari Kuba.

Dikutip dari Reuters, Trump mengatakan bahwa  pihaknya berpeluang segera mencapai kesepakatan dengan Kuba. Di sisi lain, ia juga dapat mengambil langkah lain jika negosiasi tidak menghasilkan hasil yang diharapkan.

Baca Juga: Amerika Serikat Peringatkan Dunia, Tuntut Bantuan Amankan Selat Hormuz dari Iran

“Kuba juga ingin membuat kesepakatan, dan saya pikir kita akan segera mencapai kesepakatan atau melakukan apa pun yang perlu kita lakukan,” kata Trump.

Meski membuka peluang dialog, ia mengatakan prioritasnya saat ini masih tertuju pada konflik terkait Iran. Hal ini terkait dengan gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

“Kami sedang berbicara dengan mereka, tetapi kami akan menyelesaikan masalah terlebih dahulu di Iran,” ujar Trump.

Diketahui, Amerika Serikat dan Kuba selama ini dikenal dengan hubungan yang penuh ketegangan, terutama setelah bertahun-tahun sanksi ekonomi, perselisihan diplomatik, serta perbedaan pandangan mengenai isu migrasi dan keamanan regional.

Situasi tersebut membuat sejumlah sekutu regional dan investor internasional memantau perkembangan hubungan kedua negara secara dekat. Mereka menilai setiap perubahan kebijakan dapat berdampak pada stabilitas politik dan ekonomi di Karibia.

Baca Juga: Zelensky Khawatir Konflik Iran-Amerika Serikat Ganggu Pasokan Rudal ke Ukraina

Adapun Amerika Serikat baru-baru ini menjalankan blokade energi terhadap Kuba. Trump memperingatkan bahwa dirinya akan mengenakan tarif kepada negara manapun yang menjual minyak ke Havana.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar