Kredit Foto: Sufri Yuliardi
OpenAI akan mulai menampilkan iklan kepada seluruh pengguna versi gratis dan paket Go dari ChatGPT di Amerika Serikat dalam beberapa pekan ke depan, sebagai langkah memperluas sumber pendapatan di tengah lonjakan biaya operasional.
Kebijakan ini dikonfirmasi juru bicara OpenAI dalam pernyataan tertulis kepada Reuters, menyusul laporan awal media The Information.
Langkah tersebut menandai ekspansi model monetisasi OpenAI di luar langganan berbayar, seiring meningkatnya penggunaan ChatGPT secara global dan kebutuhan pendanaan untuk infrastruktur komputasi yang semakin besar.
Sebagai bagian dari strategi ini, OpenAI telah mengintegrasikan layanan dari Criteo, perusahaan teknologi periklanan yang menyediakan platform pembelian iklan dan peningkatan targeting, ke dalam program uji coba iklan untuk pengguna gratis dan Go di AS.
Dalam pengembangannya, Criteo menawarkan kepada pengiklan paket belanja iklan dengan komitmen antara US$50.000 hingga US$100.000. OpenAI juga mendorong pengiklan menyediakan variasi teks dan visual yang lebih banyak untuk meningkatkan frekuensi tayang dan efektivitas iklan.
Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan biaya yang dihadapi OpenAI, terutama untuk kebutuhan komputasi dan pengembangan model kecerdasan buatan generatif. Persaingan di industri AI yang semakin ketat turut mendorong perusahaan mencari sumber pendapatan tambahan.
Baca Juga: Bidik Cuan US$1 Triliun dari Cip AI, Nvidia Fokus ke Era Inference
Baca Juga: CFO Diminta Pastikan Investasi AI Beri Imbal Hasil Finansial
Baca Juga: Konflik AI dan Keamanan Nasional, AS Putus Kontrak dengan Anthropic
Sebelumnya, OpenAI telah mengandalkan model bisnis berbasis langganan, termasuk paket premium, sebagai sumber utama pendapatan. Namun, lonjakan jumlah pengguna ChatGPT mendorong perusahaan mengeksplorasi opsi monetisasi lain, termasuk iklan.
Implementasi iklan tahap awal akan difokuskan pada pasar Amerika Serikat, dengan target pengguna versi gratis dan Go, sementara pengguna berbayar tingkat lebih tinggi tidak termasuk dalam skema tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri