Bidik Cuan US$1 Triliun dari Cip AI, Nvidia Fokus ke Era Inference
Kredit Foto: AFP/Justin Sulliavan
Lonjakan penggunaan kecerdasan buatan secara langsung, mendorong Nvidia membidik peluang pendapatan hingga US$1 triliun dari bisnis cip AI pada 2027.
Pergeseran dari tahap pelatihan model ke penggunaan real-time (inference), menjadi kunci strategi baru perusahaan dalam mempertahankan dominasinya di industri.
Chief Executive Officer (CEO) Nvidia Jensen Huang mengungkapkan, permintaan AI kini mengalami titik balik signifikan.
“Kita telah memasuki titik balik dalam perkembangan inferensi, dan permintaan terus meningkat,” ujar Huang dalam konferensi tahunan GTC di San Jose, California, Senin (16/3/2026).
Dalam ajang tersebut, Nvidia memperkenalkan prosesor baru serta sistem AI berbasis teknologi dari Groq, yang sebelumnya dilisensikan dalam kesepakatan senilai US$17 miliar.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi menghadapi persaingan yang semakin ketat di segmen inference, termasuk dari prosesor kustom milik perusahaan teknologi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: