Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Penumpang Pesawat Mudik Lebaran 2026 Tembus 4,41 Juta, Naik 3,7%

Penumpang Pesawat Mudik Lebaran 2026 Tembus 4,41 Juta, Naik 3,7% Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat total penumpang pesawat selama arus mudik angkutan lebaran tahun 2026 mencapai 4,41 juta penumpang. Jumlah tersebut naik 3,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4,25 juta penumpang. 

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan peningkatan jumlah penumpang pesawat dan penerbangan ini dapat dikelola dengan baik oleh seluruh bandara.

“Arus mudik berjalan baik. Kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang, dukungan seluruh pihak, serta kolaborasi di antara stakeholders bandara.” Kata Pahlevi  dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (23/3/2026). 

Jumlah penumpang tertinggi ada pada puncak arus mudik 18 Maret 2026 (H-2) mencapai 568.964 penumpang. Sementara, itu pada Hari Raya Idul Fitri, 21 Maret 2026, jumlah penumpang tercatat 397.670 penumpang. 

Baca Juga: InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat Selama Periode Lebaran

Peningkatan juga terjadi pada pergerakan pesawat pada 13 - 21 Maret 2026 terdapat 33.099 penerbangan atau mengalami kenaikan hingga 6% dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 31.240 penerbangan. 

“Salah satu bentuk kolaborasi adalah bandara dapat melakukan optimalisasi slot time atau ketersediaan waktu take off dan landing, untuk mengakomodir permintaan perjalanan udara masyarakat pada peak season angkutan lebaran,” tambahnya. 

Sementara itu, optimalisasi slot time ini turut didukung tingginya realisasi operasional penerbangan tambahan (extra flight).  Sepanjang 13 - 21 Maret 2026, InJourney Airports menerima permintaan sekitar 2.500 extra flight dari maskapai. Dari total permintaan tersebut, jumlah yang direalisasikan sekitar 2.000 extra flight. 

“Realisasi mencapai 2.000 extra flight atau sekitar 80% dari permintaan yang ada. Angka ini cukup tinggi, karena pada umumnya extra flight yang direalisasikan oleh maskapai berkisar 60% hingga 70% dari permintaan. Ini menunjukkan permintaan yang tumbuh pada angkutan lebaran, serta kolaborasi yang baik antara seluruh stakeholders bandara,” jelasnya. 

Adapun 5 bandara tersibuk pada arus mudik ini adalah Soekarno-Hatta Tangerang (1,51 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (523.944 penumpang), Juanda Surabaya (378.056 penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (283.099 penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (207.661 penumpang). 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Fajar Sulaiman