Kredit Foto: Azka Elfriza
Kementerian Perhubungan menegaskan keselamatan transportasi penting diperhatikan demi menopang kelancaran aktivitas ekonomi nasional selama arus balik Lebaran 2026.
Maka dari itu, pemerintah meminta seluruh operator di berbagai moda memastikan kelaikan sarana, kesiapan awak, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca, guna menjaga mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, lonjakan pergerakan pada arus balik berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas, sehingga aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama, demi menjaga kelancaran distribusi dan mobilitas yang menopang aktivitas ekonomi pasca-Lebaran.
“Kami meminta seluruh operator memastikan armada dalam kondisi laik operasi, mematuhi standar keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca di sepanjang lintasan."
"Selain itu, kondisi fisik dan kesehatan awak kendaraan harus benar-benar dijaga, agar tetap prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Menhub lewat keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).
Untuk mendukung hal tersebut, Kemenhub juga memperhatikan pentingnya pengaturan waktu kerja dan istirahat bagi pengemudi, guna mencegah kelelahan.
Para operator diwajibkan menyediakan pengemudi cadangan untuk perjalanan jarak jauh, khususnya yang lebih dari delapan jam.
Sebagai bagian dari pengawasan, pemerintah telah melakukan rampcheck secara masif di seluruh moda transportasi.
Tercatat hingga 23 Maret 2026, sebanyak 60.946 kendaraan umum darat telah diperiksa.
Di sektor laut, 836 kapal telah menjalani uji kelaiklautan, sementara pada angkutan penyeberangan, 232 kapal diperiksa dengan tingkat kelayakan mencapai 91,34%.
Untuk transportasi udara, 372 dari total 564 pesawat dinyatakan serviceable atau 65,9%.
Sektor perkeretaapian mencatat 3.679 sarana telah melalui rampcheck dengan tingkat kelaikan 99,78%.
Baca Juga: Kemenhub Catat 10 Juta Orang Mudik Lebaran Pakai Angkutan Umum
Pemerintah berharap, dengan kesiapan tersebut, arus balik mudik Lebaran 2026 bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, operator, dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman,” harap Menhub. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: