- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Freeport Indonesia Catat Biaya Rp12,5 Triliun Akibat Insiden Grasberg 2025
Kredit Foto: Istimewa
Laporan tersebut juga menyebut setelah insiden mud rush September 2025 hingga operasi kembali normal, sebagian biaya penjualan dicatat sebagai idle facility, yang merupakan biaya non-inventori.
Perusahaan menyampaikan sedang mengupayakan pemulihan kerugian melalui polis asuransi properti dan gangguan bisnis yang dimiliki.
Baca Juga: Produksi Anjlok, Laba Freeport Indonesia Turun 39% pada 2025
Freeport McMoran (FCX) dalam laporannya di awal tahun juga menyebut Induk usaha PTFI tersebut tengah mengurus klaim asuransi properti dan gangguan bisnis senilai US$1 miliar, atau setara Rp16,9 triliun atas kejadian mud rush tersebut.
"PTFI sedang mengupayakan pemulihan berdasarkan polis asuransi properti dan gangguan bisnisnya, yang menjamin kerugian hingga US$1,0 miliar," tulis manajemen dalam laporan keuangan FCX yang dirilis pada Kamis (22/1/2026). (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: