Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bekingi Taiwan, Amerika Serikat Tengah Siapkan Paket Senjata Canggih Rp235,2 Triliun

Bekingi Taiwan, Amerika Serikat Tengah Siapkan Paket Senjata Canggih Rp235,2 Triliun Kredit Foto: AP Photo/Chiang Ying-ying
Warta Ekonomi, Jakarta -

Amerika Serikat tengah menyiapkan paket penjualan senjata baru untuk Taiwan. Paket tersebut diketahui bernilai sekitar US$14 Miliar atau Rp235,2 Triliun. Hal ini terjadi saat hubungan keduanya memanas terhadap China.

Dikutip dari Reuters, Menteri Pertahanan Taiwan Wellington Koo menyatakan bahwa pihaknya telah menerima letter of guarantee dari Washington. Meski demikian, penjualannya sendiri menunggu persetujuan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca Juga: Taiwan Waspadai China Manfaatkan Perang Amerika Serikat dan Iran

Koo juga mengatakan bahwa pihaknya terus berkomunikasi erat dengan mitranya terkait rincian paket, mulai dari jenis alutsista hingga nilai transaksi yang akan disetujui oleh Gedung Putih.

Adapun paket senjata tersebut dilaporkan mencakup sistem pertahanan canggih, termasuk rudal pencegat, dan saat ini masih dalam proses peninjauan internal dari Washington.

Sebelumnya, Taiwan juga mengatakan bahwa pihaknya khawatir negara tetangganya itu memanfaatkan hingga belajar terkait dengan kemampuan persenjataan yang dimilikinya melalui perang dari Iran dan Amerika Serikat.

Menurut Taiwan, China melihat konflik yang sedang terjadi sebagai peluang untuk memperkuat pengaruh militernya dalam wilayah dari Indo-Pasifik. Hal ini terlihat dari aktivitas militer skala besar yang meningkat sejak bulan dari Maret.

Taipei juga menyebut bahwa fokus terhadap perang terkait juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan tekanan psikologis oleh Beijing di Indo-Pasifik. Hal ini terlihat dari sejumlah postingan dalam media sosial yang mendiskreditkan persenjataan dari Amerika Serikat. Senjata-senjata itu diketahui turut juga dimiliki oleh Taiwan.

Adapun Amerika Serikat dan Taiwan sendiri tidak tidak memiliki hubungan diplomatik formal, namun mereka merupakan mitra internasional dan memiliki kerja sama strategis dalam bidang dari Militer. Washington  juga terikat oleh undang-undang untuk membantu Taiwan.

Kesepakatan Taiwan dan Amerika Serikat juga muncul di tengah rencana pertemuan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping. Keduanya direncanakan untuk bertemu pada pertengahan dari Mei.

Baca Juga: Ukraina Sebut Rusia Diam-diam Memeras Amerika Serikat Lewat Konflik Iran

Isu Taiwan diperkirakan menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan tersebut. Beijing diketahui kembali menekankan terkait penghentian penjualan senjata oleh Washington ke Taipei. China diketahui secara konsisten menentang penjualan senjata dan menganggap pulau tersebut sebagai bagian dari wilayahnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar