Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Total 3.300 Aksi Demonstrasi Gerakan 'No Kings' Tersebar di Seluruh 50 Negara Bagian AS

Total 3.300 Aksi Demonstrasi Gerakan 'No Kings' Tersebar di Seluruh 50 Negara Bagian AS Kredit Foto: AFP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Puluhan ribu demonstran memadati berbagai titik di San Diego County pada Sabtu (28/3) waktu setempat dalam aksi bertajuk "No Kings", yang menjadi bagian dari gelombang protes besar di seluruh Amerika Serikat (AS).

Aksi terbesar terpusat di Waterfront Park, di mana massa mulai berkumpul sejak pagi sebelum melanjutkan pawai di pusat kota. Secara keseluruhan, lebih dari 20 aksi digelar di seluruh wilayah tersebut, mencerminkan luasnya partisipasi masyarakat lokal.

Dilaporkan oleh KSWB San Diego, Departemen Kepolisian San Diego melaporkan sekitar 40.000 orang mengikuti pawai utama di pusat kota.

Meski jumlah massa besar, aparat menyatakan demonstrasi berlangsung relatif aman tanpa penangkapan maupun insiden kriminal, dan penutupan jalan telah kembali normal setelah aksi selesai.

Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional "No Kings" yang menentang kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump, khususnya terkait operasi penegakan imigrasi oleh ICE, kebijakan perang dengan Iran, serta tekanan ekonomi akibat meningkatnya biaya hidup.

Di tingkat nasional, protes berlangsung dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lebih dari 3.300 aksi digelar di seluruh 50 negara bagian, dengan estimasi partisipasi mencapai lebih dari 8 juta orang menjadikannya salah satu aksi demonstrasi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

Selain di kota-kota besar seperti New York, Chicago, dan Washington DC, aksi juga meluas hingga ke wilayah pedesaan dan bahkan ke luar negeri, termasuk di sejumlah kota di Eropa dan Australia.

Isu yang diangkat dalam demonstrasi tidak hanya terbatas pada imigrasi. Para peserta juga menyuarakan penolakan terhadap konflik dengan Iran, kekhawatiran atas meningkatnya biaya hidup, serta tudingan kemunduran demokrasi di bawah pemerintahan Trump.

Meski sebagian besar aksi berlangsung damai, bentrokan dilaporkan terjadi di beberapa kota lain seperti Los Angeles, Portland, dan Dallas, yang berujung pada penangkapan dan penggunaan gas air mata oleh aparat keamanan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat